Tahun: 2021

Potensi Zakat Untuk Generasi Millenial dan Gen Z

Indonesia saat ini didominasi oleh generasi milenial dan generasi Z. berdasarkan data Penduduk Indonesia pada 2020 tercatat jumlah penduduk generasi Z yang lahir di rentang tahun 1997-2012 mencapai 74,93 juta jiwa atau 27,94% dari total populasi. Penduduk generasi milenial yang lahir antara tahun 1981-1996 mencapai 69,38 juta jiwa atau 25,87% dari total populasi. (Sumber: katadata.co.id)

Data tersebut sekaligus memberikan gambaran potensi zakat yang cukup besar dari kalangan generasi milenial dan gen Z. Fenomena generasi hijrah yang kini kian marak juga menjadi potensi semakin meningkatnya zakat dari generasi tersebut. Walaupun demikian masih banyak yang menghabiskan rezeki yang dimiliki untuk kesenangannya, seperti makan-makan, jalan-jalan dan kumpul bersama teman-teman sebayanya.

Generasi Z memiliki potensi penghasilan yang cukup besar, walaupun mereka belum tentu bekerja sebagai karyawan. Banyak generasi Z yang bekerja sebagai pekerja creative sehingga penghasilannya tidak dapat diukur setiap bulannya. Dalam hal berzakat, banyak juga diantara mereka merasa belum wajib, karena berfikir kehidupan mereka masih ditanggung oleh orangtua.

Pemahaman mengenai zakat terhadap generasi ini perlu terus ditingkatkan. Untuk lebih mengenal apa itu zakat penghasilan bisa disimak penjelasan berikut.

Apa yang dimaksud zakat profesi?

Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan ketika mendapatkan hasil dari profesi yang dijalankan, maka setiap orang yang telah memiliki penghasilan wajib untuk membayar zakat profesi/penghasilan. Para ahli fikih kontemporer bersepakat bahwa hasil profesi termasuk harta yang harus dikeluarkan zakatnya, mengingat zakat pada hakikatnya adalah pungutan harta yang diambil dari orang-orang kaya untuk dibagikan kepada orang-orang miskin di antara mereka (sesuai dengan ketentuan syarak). Namun, zakat profesi belum wajib ditunaikan jika belum mencapai nisabnya.

Nishab Zakat Profesi

Para ulama umumnya mengqiyaskan zakat profesi dengan zakat tanaman. termasuk ketika mengqiyaskan nisab. Maka nishab zakat profesi sesuai dengan zakat tanaman, yaitu setiap menerima panen atau penghasilan dan besarnya adalah 5 wasaq atau setara dengan 653 kg beras. Jika harga beras Rp10.000, maka nisabnya adalah Rp 6.530.000,00

Cara Bayar Zakat Profesi

Zakat profesi yang harus dibayarkan adalah 2,5% dari penghasilan yang didapat. Jadi jika penghasilannya Rp 10.000.000 x 2,5% = Rp 250.000,00

Selain memiliki potensi penghimpunan zakat profesi yang cukup besar, dengan pemberdayaan dana zakat yang dikelola secara profesional dapat membantu para generasi potensial untuk meningkatkan perekonomiannya.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat memiliki program pemberdayaan ekonomi millennial melalui Islamic Sociopreneur Development Program. Melahirkan sociopreneur yang memiliki perhatian kepada ekonomi masyarakat di lingkungannya. Selain itu Laznas BSMU juga memiliki 8 program unggulan akhir tahun yaitu 10 ribu untuk sejuta kebaikan.

Melalui uang sepuluh ribu rupiah dapat menyebarkan berbagai kebermanfaatan. Dana zakat yang terhimpun akan disalurkan melalui program orangtua asuh. masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.    

 

Partisipasi Yayasan BSMU Terhadap Program Vaksinasi Pemerintah

Yayasan Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) berpartisipasi terhadap program vaksinasi pemerintah. Hal ini ditunjukkan dengan pelaksanaan kegiatan vaksinasi di Rumah Tahfidz Cimahi, Bandung yang diikuti oleh sekitar 9 orang santri dan keluarga.

Kegiatan vaksinasi di Rumah Tahfidz Cimahi ini dilakukan oleh unit kesehatan setempat. Hadir dalam acara ini Penanggung Jawab Rumah Tahfidz Cimahi Adrian. Adrian mengatakan keikutsertaan rumah Tahfidz di program vaksinasi pemerintah ini menunjukkan komitmen santri dalam acara ini.

“Kami mengarahkan para santri binaan Yayasan BSMU untuk ikut serta dalam program vaksinasi nasional,” kata Adrian.

Rumah Tahfidz Cimahi merupakan salah satu program Yayasan BSMU untuk mencetak Hafidz berkualitas dengan program dan kurikulum yang telah ditetapkan. Selain menjadi Hafidz, Rumah Tahfidz ini juga bertujuan untuk menciptakan pemimpin masa depan yang berasa dari santri.

Selain itu,  Rumah Tahfidz Cimahi juga diharapkan bisa mencetak generasi yang memiliki hafalan mutqin dan memahami Al Quran yang memiliki akhlak mulia. Para santri disini juga diberikan keterampilan wirausaha sehingga bisa mempunyai wawasan luas dan mumpuni.

Berdasarkan data  Juli 2021 hampir sebagian besar peserta Rumah Tahfidz Quran Cimahi mempunyai pendidikan SMP. Selain setoran hafalan, para santri setiap hari juga mempunyai kegiatan dzikir pagi petang tilawah harian, olahraga, dan pembelajaran serta menonton film islami.

Laznas BSMU mempunyai program unggulan di akhir tahun 2021 ini yaitu Infaq Beras untuk Santri. Dana yang terkumpul dalam program ini akan digunakan untuk menyediakan beras berkualitas kepada penghafal atau Tahfidz Al Quran di Rumah Tahfidz Quran di Parung Bogor, Cimahi dan  rumah belajar Al Quran di Tangerang. Beras ini berasal dari para petani binaan Desa Berdaya Sejahtera Indonesia (Desa BSI) yang berada di Lampung Tengah.  

Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.    

Peranan Dokter sebagai Ujung Tombak Tenaga Kesehatan Masyarakat

Ilmu kedokteran islam sudah muncul sejak tahun sebelum masehi. Perkembangannya sesuai dengan perkembangan zaman. Profesi dokter keberadaannya juga sejalan dengan kemunculan ilmu-ilmu kesehatan.

Kata “dokter” sendiri diambil dari bahasa latin “docere” yang berarti “to lecture” atau mengajar. Dahulu, sebutan dokter digunakan sebagai gelar terhormat selama lebih dari 1000 tahun di Eropa. Istilah dokter dalam konteks medis ialah semua profesional medis yang sudah memiliki lisensi untuk praktik dalam seni penyembuhan penyakit.

24 Oktober diperingati sebagai Hari Dokter Nasional karena merupakan tanggal diresmikan organisasi dokter di Indonesia.  Dokter memiliki sejarah panjang dengan perjuangan bangsa Indonesia. Dokter-dokter di Indonesia sudah menjadi pejuang kemanusiaan.

Dimasa pandemi, peran dokter sangat diharapkan. Dokter dan para tenaga medis lain seperti perawat dan petugas-petugas kesehatan lainnya patut mendapatkan gelar pahlawan dalam masa pandemi corona saat ini. Mereka rela berjauhan dengan keluarga, mempertaruhkan nyawa untuk membantu keselamatan orang lain.

Dilansir dari situs resmi Kemenko PMK, peran tenaga kesehatan masyarakat, terutama dokter sangat penting dalam penanganan Covid-19 pada setiap level intervensi. Salah satu tugasnya kepada masyarakat di masa pandemi adalah melakukan komunikasi risiko dan edukasi masyarakat terkait protokol kesehatan untuk melawan Covid-19. Selanjutnya petugas kesehatan juga berperan melakukan contact tracing & tracking (penyelidikan kasus dan investigasi wabah), serta sebagai fasilitasi dan pemberdayaan masyarakat.

Namun pandemi bukan hanya tanggung jawab dari tenaga medis saja melainkan tanggungjawab bersama. Karena Pandemi tidak akan bisa kecuali dengan melakukannya secara bersama-sama.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat memiliki perhatian yang sangat banyak terkait kondisi pandemi yang di Indonesia. Bersama-sama Bank Syariah Indonesia dan para muzakki yang menyalurkan dana ZISnya, sehingga dapat disalurkan kepada yang membutuhkan.

Program yang telah dijalankan adalah, memberikan bantuan hand sanitizer, masker, APD kepada para tenaga medis. Sampai saat ini Laznas BSMU juga menyalurkan bantuan oksigen kepada rumah sakit/lembaga dan juga meminjamkan tabung oksigen beserta isinya kepada individu yang membutuhkan. Selain itu juga diberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 dan mensukseskan program vaksinasi dari pemerintah.

Untuk terus  menebar kemaslahatan, Laznas BSMU menebarkan program sejuta kebaikan dalam kampanye 10ribu Untuk Sejuta Kebaikan. Masyarakat dapat berdonasi mulai dari 10 ribu rupiah untuk mendukung kegiatan keagamaan dan membantu masyarakat melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.

Laznas BSMU Memberikan Bantuan Ketahanan Pangan Untuk Santri

Bertepatan dengan Hari Santri Nasional Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyalurkan bantuan ketahanan pangan di dua lokasi yaitu di Ponpes Tijarotul Lan Tabur, Jaka Baring, Palembang dan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Al Jazary Kabupaten Takalar masing masing sebesar Rp100 juta dan Rp108 juta.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Unit Respresentatif Office Palembang (URO 2) dan URO 3 Makassar. Untuk di Palembang, bantuan yang disalurkan berupa beras 1 ton dan lauk pauk yang akan diberikan selama 6 bulan dengan total nilai bantuan senilai seratus delapan juta rupiah. Sedangkan di Makassar bantuan berupa bahan makanan dalam rangka bantuan ketahanan pangan.

Turut hadir dalam acara penyerahan di Palembang Ketua Komite Laznas BSMU URO2 Palembang, Agus Tomi. Bantuan diterima langsung oleh Ustadz Kang Sururi, Al Hafidz Mudir Ponpes Tijarotul Lan Tabur, Jakabaring, Palembang.  

Sedangkan untuk acara di Makassar di hadiri Ketua Dewan Masjid Indonesia Sulawesi Selatan, Mayjen TNI Purnawirawan H.M. Amin Syam; Bapak Bupati Takalar & Wakil Bupati Takalar; Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Takalar dan Gowa; Pengasuh PPTQ Al Imam Al Jazary Humaidi Hatta; dan Ketua PPTQ Al Imam Al Jazary. Pemberian bantuan ini diserahkan pada kegiatan Wisuda Tahfizh I PPTQ Al Imam Al Jazary Takalar.

Anang Suroso, Manager URO 2 Palembang menyatakan, “Bantuan ini adalah bentuk kepedulian LAZNAS BSMU kepada para santri penghafal Al-Qur’an, terutama yg terdampak covid 19. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah untuk para santri dan Ponpes”.

Pada hari yang sama, dilakukan santunan kepada anak-anak yatim. Santunan berasal dari sedekah subuh karyawan BSI RO 3 Palembang. Bertempat di salah satu restoran cepat saji di Jl. Veteran Palembang sekaligus untuk menjamu anak yatim agar hatinya menjadi senang.

Anak yatim yang menerima bantuan sebanyak 21 orang. Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh anak yatim tetapi juga orangtua yang mewakili. Para anak yatim diberikan santunan berupa barang sesuai kebutuhan mereka.

Manager Unit Representative Office (URO VIII) Makassar YBSMU, Ichwan Jufri menyampaikan bantuan ketahanan pangan ini diharpakan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

Laznas BSMU URO 2 dan URO 8 selalu siap mendukung dalam bersinergi dalam kebaikan yang dilakukan. Terutama dalam 8 program unggulan melalui 10 ribu untuk sejuta kebaikan.

Program yang akan dijalankan meliputi orangtua asuh untuk zakat, infaq beras santri, peduli masjid, bantuan Covid dan infaq kemanusiaan. Ada juga program wakaf yaitu wakaf uang, wakaf ambulance dan wakaf masjid Bakauheni.

Doa dan Adab Ketika Memasuki Musim Penghujan

Di Bulan Oktober 2021 ini kita memasuki musim hujan. Hujan merupakan rahmat dari Allah, kehadirannya membawa berkah kepada makhluk di bumi. Oleh karena itu dalam islam disunnahkan untuk berdoa saat hujan sebagaimana hadits rasulullah yang berbunyi:

Artinya: “Dua doa yang tidak akan ditolak: do’a ketika adzan dan do’a ketika ketika turunnya hujan.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi.)

Begitu besar keutamaan waktu saat hujan, selain bersyukur ketika hujan turun, agar dapat memaksimalkan waktu saat turun hujan kita dapat melakukan adab-adab ketika turun hujan :

1.Takut dan berharap atas rahmat Allah

Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah berkata,

 “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa terbahak-bahak hingga terlihat lidahnya, beliau hanya tersenyum. Apabila beliau melihat awan mendung dan mendengar angin kencang, maka wajah beliau akan segera berubah. ‘Aisyah berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah! Aku memperhatikan apabila manusia melihat awan mendung, maka mereka bergembira karena mengharap hujan akan turun. Namun, aku memperhatikan dirimu, jika mendung datang, kegelisahan nampak di wajahmu.” ‘Aisyah berkata, “Maka Rasulullah pun menjawab, “Wahai ‘Aisyah tidak ada yang dapat menjaminku, bahwa awan tersebut mengandung adzab. Sungguh suatu kaum telah diazab dengan angin kencang sedangkan mereka mengatakan, “Inilah awan yang akan mengirimkan hujan kepada kami” (Al Ahqaaf: 24)” (HR. Muslim).

Rasulullah sebagai manusia yang sudah diampuni dosanya saja selalu berharap-harap cemas jika hujan turun, maka kita sebagai umatnya harus senantiasa memiliki rasa harap dan cemas ketika hujan turun dan berkata yang baik-baik ketika hujan.

2.Berdoa ketika hujan turun

Ketika hujan telah turun berdoalah sebagaimana diriwayatkan ‘Aisyah radhiallahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila melihat hujan, maka beliau berdoa dengan lafadz,

اَللَّهُم صيبا نَافِعًاَّ

 “Ya Allah, turunkanlah hujan yang baik dan bermanfaat.” (HR. Bukhari).

3.Dilarang mencaci hujan

Ada sebagian manusia yang tidak menyukai ketika hujan turun, hal ini bisa dikarenakan hajatnya yang terhalang. Namun sebagai umat islam kita dilarang untuk mencaci hujan, karena hujan adalah anugerah dari Allah. Karena saat hujan adalah salah satu tempat mustajabnya doa, maka berhati-hati dalam berkata itu akan lebih baik.

4.Memperbanyak berdzikir

Bertasbih saat kilat dan guntur bergemuruh. Doa yang dianjurkan sebagai berikut:

يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Yusabbihur Ra’du bihamdihi wal-Malaaikatu min khiifatihi

“Guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya,” (QS. Ar-Ra’du [13]: 13)

5.Tidak menolak hujan

Saat hujan dirasa cukup, kita dilarang untuk menolaknya namun dianjurkan untuk berdoa agar hujan dialihkan ke tempat yang membutuhkan . Sebagaimana doa yang Rasulullah Ajarkan:

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ“

“Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami, tidak di kami. Ya, Allah! turunkanlah hujan di dataran tinggi, di bukit-bukit, di perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

Sebagaimana hamba allah kita berusaha melakukan yang terbaik saat hujan turun, namun ketika hujan berubah menjadi musibah yang tidak terduga itu merupakan ujian bagi keimanan. Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dalam program 10 ribu untuk sejuta kebaikan mengajak untuk menebar kemaslahatan kepada orang yang membutuhkan. Termasuk didalamnya yang terkena bencana seperti banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.

Keutamaan Sedekah Jumat Menurut Rasulullah SAW

Jum’at 22 Oktober bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Para santri memiliki peranan yang besar dalam rangka menyebarkan nilai-nilai keislaman. Santri juga sekaligus menjadi contoh penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Karena masyarakat menilai bahwa santri memiliki ilmu agama lebih banyak daripada masyarakat biasanya.

Jika dahulu santri menjadi penyeru untuk berjihad melawan penindasan, maka saat ini santri berjihad untuk mengajak masyarakat melakukan amal-amal kebaikan. Tidak hanya santri saja yang memiliki kewajiban untuk menyebarkan kebaikan, namun seluruh umat islam wajib menyebarkannya juga. Salah satu waktu yang dianjurkan untuk menyebarkan islam dengan memperbanyak amal kebaikan adalah di hari Jum’at.

Hari Jumat adalah waktu yang utama dan penuh dengan berkah Allah SWT. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW dari Salamah dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda, “Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa dimana tidak seorangpun berdo’a kecuali Dia akan mengabulkan do’a itu.” [HR.Muslim].

BACA: Belajar Sedekah Dari Kisah-kisah Ajaib Pembeli Surga

Selain mengisi hari Jum’at dengan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW pun para ulama juga menganjurkan untuk mengisi hari ini dengan lebih banyak bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Kenapa sedekah di hari Jum’at? Karena banyak keutamaan melakukan amalan itu di hari yang mulia dibandingkan pada hari-hari biasa. Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan anjuran khusus tentang keutamaan sedekah di hari Jum’at. Berikut haditsnya:

“Dari Jabir bin Abdillah berkata, Rasulullah SAW bersabda saat beliau berada diatas mimbarnya, wahai manusia bertaubatlah kalian kepada Tuhan kalian sebelum kalian mati. Bersegeralah kembali pada-Nya dengan amal-amal saleh, sambunglah hubungan antara Tuhan dan kalian dengan memperbanyak dzikir dan sedekahlah disaat sepi dan ramai, maka kalian akan diganjar, ditolong dan diberi rizki” (HR. Al-Kassi dalam kitab al_Muntakhab min Musnad Abd bin Hamid)

Ibnul Qayyim berkata, “Bersedekah pada hari Jum’at dibandingkan hari-hari lainnya dalam sepekan seperti bersedekah pada bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, “Bersedekah di dalamnya lebih besar pahalanya) daripada bersedekah pada hari lainnya.” (hadits mauquf shahih namun memiliki hukum marfu’).

Sangat disayang hari yang mulia dilewatkan tanpa bersedekah di dalamnya. Berapapun rezeki yang dimiliki usahakan untuk dapat menunaikannya.

Laznas BSMU memiliki program unggulan 10 ribu untuk Sejuta Kebaikan. Jadi tidak perlu memiliki uang banyak untuk dapat membantu orang lain. Adapun programnya meliputi Infaq Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19 dan Infaq Kemanusiaan.

YBSMU Luncurkan Program 10Ribu untuk Sejuta Kebaikan

Jakarta, 21 Oktober 2021. Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (YBSMU) yang merupakan mitra strategis PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan program 10ribu untuk Sejuta Kebaikan pada kuartal 4 2021. Dengan program unggulan ini, masyarakat dapat berdonasi dengan 10 ribu rupiah atau lebih untuk dapat ikut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui aplikasi BSI Mobile, bsmu.or.id, dan jadiberkah.id.  

Direktur Marketing & Communication Yayasan BSMU, Risyad Iskandar berharap program 10ribu untuk Sejuta Kebaikan ini bisa memaksimalkan penghimpunan zakat infaq dan wakaf di Yayasan BSMU. “Program ini sekaligus menjadi sarana literasi dan edukasi masyarakat terkait pentingnya ZISWAF,” kata Risyad , Kamis (21/10).

Delapan program unggulan ini diantaranya Zakat Orang Tua Asuh, Infak Peduli Masjid, Infaq Beras untuk Santri, infaq Bantuan COVID-19; Infaq Kemanusiaan; Wakaf Uang Produktif, Wakaf Ambulance, dan Wakaf Pembangunan Masjid.

Sampai September 2021, realisasi penyaluran zakat, infaq dan dana sosial Yayasan BSMU sebesar Rp48 miliar.

Untuk program Zakat, Yayasan BSMU mempunyai campaign Orang Tua Asuh. Zakat yang terkumpul akan digunakan untuk membantu biaya pendidikan dan pembinaan bagi bagi siswa-siswi binaan melalui program Sahabat Pelajar Indonesia (SPI).

Selain itu dana zakat yang terkumpul akan digunakan untuk membina dan melatih mahasiswa menjadi wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial melalui  Islamic  Sociopreneur Development  Program (ISDP). Saat ini jumlah penerima manfaat program ISDP adalah sebanyak 130 mahasiswa dari 7 kampus di Indonesia.

Sedangkan untuk Infak total ada empat campaign yaitu Peduli Masjid, Beras untuk Santri, Bantuan COVID-19 dan Infaq Kemanusiaan.  Infaq Peduli Masjid akan digunakan selain pembangunan masjid juga untuk pemeliharaan dan penyediaan fasilitas masjid.  Infaq Peduli Masjid akan digunakan untuk pembangunan, renovasi, dan fasilitas masjid atau musholla yang ada di seluruh Indonesia.

Untuk Infaq Beras untuk Santri, akan digunakan untuk menyediakan beras berkualitas kepada penghafal atau Tahfidz Al Quran di Rumah Tahfidz Quran di Parung Bogor, Cimahi dan  rumah belajar Al Quran di Tangerang. Beras ini berasal dari para petani binaan Desa Berdaya Sejahtera Indonesia (Desa BSI) yang berada di Lampung Tengah.

Ada juga Infaq Bantuan COVID-19 yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Bantuan yang diberikan akan digunakan dalam kegiatan penanganan COVID-19 diantaranya pengadaan alat kesehatan, pembuatan sentra vaksinasi untuk masyarakat umum dan bantuan sembako bagi dhuafa yang terdampak.

Untuk Infaq Kemanusiaan akan digunakan untuk pengadaan bantuan medis dan pangan yang menjadi kebutuhan primer para penyintas bencana. Bantuan medis dan pangan menjadi kebutuhan primer para penyintas bencana.

Terkait program Wakaf ada Wakaf Uang Produktif, Wakaf Ambulance, dan Wakaf Pembangunan Masjid. Wakaf Uang Produktif akan digunakan untuk pengoptimalan  perekonomian desa melalui Pertanian Kopi dan Desa Berdaya Sejahtera Indonesia (Desa BSI) yang  ada di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Wakaf Ambulance digunakan untuk pengadaan ambulance dan ditujukan untuk bantuan kebencanaan, layanan kesehatan, dan pelayanan pemulasaraan jenazah bagi masyarakat umum. Sedangkan Wakaf Pembangunan Masjid, digunakan untuk mensukseskan pembangunan masjid-masjid yang juga berkolaborasi dengan BSI.

 

Keutamaan Wakaf Masjid Menurut Rasulullah SAW

Hal yang pertama dilakukan Rasulullah ketika melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah adalah membangun masjid. Hal ini memiliki makna yang mendalam karena masjid merupakan simbol komitmen membangun ikatan spiritual dengan Allah SWT.

Al-Mubarokfuri menulis, “Masjid bukanlah hanya tempat melaksanakan shalat. Masjid adalah universitas tempat kaum Muslimin menggali ilmu dan ajaran-ajaran Islam.

“Masjid adalah tempat pertemuan berbagai suku dan bangsa yang beraneka ragam lalu mereka berpadu dan bersatu, padahal sebelumnya mereka dipisahkan dengan perbedaan kesukuan dan peperangan. Masjid adalah basis untuk memenej segala urusan dan melakukan mobilisasi.

“Dan masjid pun adalah parlemen tempat dilangsungkannya musyawarah legislasi dan eksekusi. Dan di samping itu semua, masjid juga menjadi tempat tinggal para muhajirin yang miskin yang tidak memiliki harta, rumah, dan keluarga.” (Ar-Rahiqul-Makhtum hal. 178)

Masjid Quba berdiri pada tanggal 1 Hijriah atau sekitar 622 M. Didirikan di pinggir kota Madinah atau 6 km dari pusat kota. Di Masjid inilah pertama kali diselenggarakan pelaksanaan sholat Jamaah secara terbuka.

Inilah wakaf keagamaan pertama yang terjadi dalam sejarah peradaban Islam. Enam bulan setelah membangun Masjid Quba, di pusat Kota Madinah juga dibangun Masjid Nabawi, yang juga dalam bentuk wakaf keagamaan.

Wakaf masjid adalah wakaf yang paling familiar di telinga umat islam. Selain merupakan wakaf yang pertama kali dicontohkan oleh Rasulullah juga memiliki keutamaan yang sangat besar, sebagaimana hadits rasulullah SAW yang berbunyi:

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738)

Tentu setiap muslim menginginkan memiliki rumah disurga, sehingga berusaha untuk turut berkontribusi dalam pembangunan masjid. Melalui program wakaf masjid, cukup dengan 10ribu rupiah sudah dapat memberikan sejuta kebaikan.

Dengan memperbanyak membangun masjid diharapkan mampu mengangkat kehidupan masyarakat disekitarnya. Tidak hanya wakaf untuk mendirikan masjid Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) juga memiliki program memakmurkan masjid dengan cara membantu operasional masjid, membangun perekonomian berbasis masjid dan membangun masjid di tempat-tempat yang dilalui banyak orang.

Cegah Osteoporosis Dengan Rutin Beribadah

Hari Osteoporosis Sedunia (World Osteoporosis Day / WOD) yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 20 Oktober, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan osteoporosis. Tahun ini tema yang diangkat adalah “THAT’S OSTEOPOROSIS”.

Dilansir dari website resmi World Osteoporosis Day menyatakan bahwa peringatan hari osteoporosis ini akan menekankan hubungan langsung antara osteoporosis (penyakit tersembunyi yang mendasari) dan patah tulang, yang memiliki dampak serius yang mengubah hidup dalam hal rasa sakit, kecacatan, dan kehilangan kebebasan.

Kebutuhan kalsium harian setiap orang berkisar 800 – 1000 mg dan rata-rata bisa didapat dari makanan yang dikonsumsi. Namun, jika asupan harian Anda ternyata belum menjamin kebutuhan kalsium dalam tubuh, bisa dibantu asupannya dari suplemen yang membantu memelihara kesehatan tulang dan mengurangi osteoporosis.

Saat ini osteoporosis tidak hanya menyerang usia lanjut usia saja, namun juga usia muda. Hal ini disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat. Selain itu juga Pada anak muda, terjadinya gangguan hormon, haid yang tidak teratur, dan konsumsi obat-obatan mengandung steroid untuk pengobatan penyakit tertentu bisa menjadi penyebab osteoporosis.

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan untuk mencegah timbulnya osteoporosis secara dini. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan yang sehat dan terus melakukan gerak fisik secara rutin.

Dalam penelitian ilmiah Isniani Herawati yang berjudul Sholat dan kesehatan, dinyatakan bahwa Shalat dapat mendeteksi osteoporosis. Sholat dapat menguatkan tulang, sedangkan osteoporosis melemahkan tulang, terutama tulang belakang, pilar tubuh yang terbungkus dengan daging. Terbentuk di usia 4 minggu masa janin, disitulah terpancang kepala, rongga dada tempat lengan tersangkut, dan panggul tempat tungkai. Pilar ini juga memuat saraf untuk setiap anggota tubuh.

Dengan demikian melakukan gerakan sholat dengan baik dan benar memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Tidak hanya kesehatan tubuh yang akan didapatkan namun juga kesehatan mental, sehingga kehidupan yang akan dijalankan menjadi lebih produktif.

Hidup produktif merupakan salah satu ciri dari keberkahan usia. Kebermanfaatan dalam hidup merupakan sebuah kebahagiaan yang akan dipetik hingga akhirat. Cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang produktif adalah dengan banyak beramal/bersedekah, cukup 10ribu akan ada sejuta kebaikan yang bisa dilakukan.

Tips Isi Liburan Maulid Nabi Muhammad Sesuai Al Quran dan Hadist

Tips Isi Liburan Maulid Nabi Muhammad Sesuai Al Quran dan Hadist

12 Rabiul Awal tahun ini jatuh pada  Selasa 19 Oktober 2021. Pada hari ini diperingati sebagai hari lahirnya nabi Muhammad SAW. Ada yang berbeda pada maulid tahun ini karena hari liburnya bergeser menjadi tanggal 20 Oktober 2021.

Peringatan hari maulid nabi biasanya diisi dengan kegiatan pembacaan maulid atau kisah perjalanan nabi Muhammad SAW dari lahir hingga wafatnya. Dengan harapan agar umat islam semakin mengenal sosok nabinya. Namun selain itu juga diadakan berbagai kegiatan untuk mensyiarkan islam.

Peringatan maulid nabi ini juga dilakukan oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU)  di salah satu Rumah Belajar Qur’an di Tangerang. Dalam rangka maulid nabi, Rumah Belajar Qur’an Tangerang mengadakan rangkaian acara diantaranya Lomba Tahfiz, Lomba Adzan, Pemutaran film kisah Nabi Muhammad SAW, Lomba kolase Kaligrafi Nabi Muhammad SAW, Lomba shalawat,  dan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan dari tanggal 13 Oktober sampai dengan 21 Oktober 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama yang dilakukan Rumah Tahfidz BSI dan TPA Al Ikhlas yang berada di masjid, sehingga dalam pelaksanaanya dibagi di 2 tempat. Santri yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 45 orang dengan jenjang pendidikan SD  sampai dengan kelas IX.

Bagi temen temen yang ingin mengisi maulid nabi, kita ada beberapa saran kegiatan sesuai syariah:

1.Perbanyak membaca shalawat

Anjuran untuk melakukan sholawat nabi sebagaimana telah tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,” (QS. Al Ahzab: 56).

2.Membaca Siroh/kisah nabi Muhammad

Pembacaan siroh nabawi bisa dilakukan secara bersama-sama ataupun sendirian. Dengan membacanya akan semakin mengenal Rasulullah selain itu juga dapat menumbuhkan kecintaan. Semoga dengan kecintaan yang terpupuk dalam hati mendekatkan kita kepada Rasulullah kelak di hari kiamat.

3.Mencintai orang miskin

Belajar dari Kisah Rasulullah yang sangat mencintai orang miskin. Mencintai orang miskin adalah tanda keikhlasan cinta seseorang, karena dengan mencintai orang miskin maka tidak pelit dalam memberi/bersedekah. Sebagaimana pesan Rasulullah: “Barangsiapa menghilangkan kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan menghilangkannya satu kesusahan di hari Kiamat. Dan barangsiapa memudahkan kesulitan orang yang dililit hutang akan memudahkan atasnya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim no.2699)

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) menyalurkan dana Zakat Infaq masyarakat kepada fakir miskin. Di akhir tahun ini memiliki program 10 ribu untuk sejuta kebaikan. Walaupun hanya dengan uang 10 ribu dapat membantu berbagai program meliputi: Orangtua Asuh, Beras Untuk Santri, Bantuan Covid-19, Peduli Masjid dan Infaq Kemanusiaan. Ada juga program wakaf yaitu, Wakaf Ambulance dan Wakaf Masjid Bakauheni.

4.Berpuasa di hari kelahiran nabi, yaitu hari senin

Rasulullah senantiasa  berpuasa pada hari kelahirannya. Diriwayatkan dari Abu Qatadah al-Anshari bahwa suatu ketika Nabi Muhammad SAW ditanyai mengenai kebiasaannya berpuasa di hari Senin, Nabi Muhammad SAW pun bersabda “Di hari Senin-lah aku dilahirkan dan di hari Senin-lah diturunkan (Al-Qur’an) kepadaku” (HR Muslim).

5.Memperbanyak Zikir dan Beribadah

Sebagai rasa syukur terhadap karunia yang telah Allah berikan sudah selayaknya kita mencotoh rasulullah yang senantiasa berdzikir dan beribadah. Walaupun beliau sudah menjadi manusia paling mulia dan diampuni Allah semua doanya tetap tidak pernah merasa letih untuk beribadah.

Allah SWT telah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul sekaligus menjadi uswah hasanah (suri teladan yang baik) bagi umatnya. “Laqod kaana lakum fii rasulillahi uswatun hasanatun” yang artinya “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS Al-Ahzab : 21). Untuk bisa mencintai dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad secara benar, tentunya kita harus mempelajari serta mengkaji sepak terjang beliau semasa hidupnya. Menjalankan ajarannya merupakan bukti keimanan.

Cari Berita

Berita Terbaru

Berita Terkait

Arsip Berita
Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search