Facebook

Tahun: 2021

Santunan Yatim di Acara Tasyakuran Kantor Baru BSI RegionVI

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) memberikan santunan yatim pada Senin 27 Desember 2021. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka tasyakuran kantor baru BSI Regional Office Vi Jakarta 3 yang semula di Ciputat Tangerang menjadi di Hasanudin Jakarta Selatan.

Acara ini diharapkan menjadi awal membuka keberkahan dalam menempati kantor yang baru.  Sehingga BSI RO VI Jakarta 3 dapat menebarkan kebermanfaatan yang lebih luas lagi.

Turut hadir dalam acara ini Direktur Direktur Sales & Distribution, Bapak Anton Sukarna bersama RCEO VI Bapak Firman Jatnika, URO 3 BSMU dan perwakilan santri dari Yayasan Atta’awun Petukangan Jakarta Selatan.

Santunan berupa uang tunai diberikan kepada perwakilan santri yatim Yayasan Attaawun Petukangan. Santunan senilai 10 juta rupiah diserahkan secara simbolis oleh Bapak Anton Sukarna. Selain mendapatkan uang tunai para santri yatim tersebut juga mendapatkan bingkisan dari BSI.

Dalam sambutannya Bapak Anton Sukarna menyampaikan harapannya, semoga dengan acara tasyakuran menempati kantor baru menjadi momentum lebih baik di tahun 2022.

Dalam kesempatan lain Dina Handayani selaku manager URO 3 BSMU menyatakan kegembiraannya karena bisa memberi dan berbagi. “Semoga dengan kecintaan kita kepada Anak-anak Yatim membukakan pintu rahmat Allah SWT untuk kegiatan-kegiatan kita selanjutnya”,ujar Dina.

Kegiatan dilaksanakan secara offline, walaupun demikian protocol Kesehatan tetap dilaksanakan dalam rangka mencegah penularan virus corona.

Laznas BSMU senantiasa berusaha untuk hadir untuk membantu meringankan beban orang yang kesulitan terutama anak yatim melalui dana ZIS yang terhimpun dari para donatur.

Untuk mempermudah pembayaran zakat infaq dan sedekah BSMU memberikan pelayaran pembayaran ZIS online secara mudah melalui bsmu.or.id dan jadiberkah.id. Kemudahan pembayaran ini diharapkan mampu membuat setiap orang senang berbuat baik.

Kerugian Orang yang Tidak Membayar Zakat

Zakat merupakan kewajiban umat islam dan menjadi salah satu rukun Islam yang lima. Perkara zakat telah diatur dengan jelas, baik mengenai jumlah yang dizakati, sampai siapa saja yang berhak menerima zakat.

Barangsiapa mengingkari kewajiban zakat, ia menjadi kafir dan keluar dari agama Islam. Kecuali jika orang tersebut baru masuk Islam atau tidak memiliki akses untuk menuntut ilmu islam, sehingga kebodohannya terhadap hukum-hukum Islam termaafkan.

Allah SWT menyampaikan ancaman keras bagi orang-orang yang tidak menunaikan kewajiban berzakat. Ancaman ini tercantum dalam Surah At-Taubah ayat 34.

Allah SWT berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya banyak dari orang-orang alim dan rahib-rahib mereka benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil, dan (mereka) menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih.” (QS At-Taubah ayat 34)

Kewajiban zakat seyogyanya adalah untuk kebaikan pemilik harta sendiri, sebagaimana hadits Rasulullah.

“Jagalah harta-harta kalian dengan zakat, obatilah orang-orang sakit di antara kalian dengan shadaqah, dan bersiap-siaplah terhadap musibah dengan doa.” Hadis ini diriwayatkan oleh imam Ath-Thabrani, imam Abu Nuaim, dan imam Al-Khathib dari sahabat Ibnu Mas’ud r.a.

“Tidaklah suatu kaum menahan zakat harta mereka melainkan mereka dihalangi mendapatkan hujan dari langit. Seandainya bukan karena hewan ternak, niscaya mereka tidak akan mendapat hujan.” (HR. Ibnu Majah no. 4019)

Allah SWT telah menjadikan zakat menjadi penopang keimanan umat islam, sangat pentingnya hampir di setiap ayat Alquran yang menyebutkan kewajiban mendirikan shalat, itu selalu disertai dengan kewajiban membayar zakat.

Ada banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan berzakat seperti Sifat Penghuni Surga, Mendapatkan Rahmat Allah, Menyuburkan Harta Zakat, Diberi Naungan dari Panas Hari Kiamat, Membuka Pintu-Pintu Rezeki, Sebab Turunnya Kebaikan, Menghapuskan Kesalahan, Bukti Keimanan Pelakunya, Membersihkan Akhlak, Menjaga Harta dari Orang Jahat, Membantu Orang Fakir dari Kemiskinan, Penopang Masyarakat Muslim, Bentuk Mensyukuri Harta dan masih banyak lagi manfaat yang didapat dengan membayar zakat.

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mempermudah orang untuk membayar zakat dengan pelayanan zakat online yang bisa ditunaikan melalui bsmu.or.id atau jadiberkah.id. Zakat yang ditunaikan akan disalurkan sesuai dengan asnaf zakat.

Sejarah Perayaan Tahun Baru dari Zaman Romawi

Kalender yang umum dipergunakan di Indonesia adalah penanggalan masehi yang diawali tanggal 1 Januari. Penanggalan masehi atau atau Anno Domini (AD) berdasar pada kalender Julian dan Gregorian.

Sejarahnya, perayaan tahun baru tertua di muka bumi diyakini ada di Mesopotamia (kini Irak), sekitar tahun 2000 Sebelum Masehi (SM). Tapi, pada saat itu tahun baru dirayakan pada pertengahan Maret. Karena pada masa itu adalah pergantian musim.

Merayakan tahun baru dengan alasan menyambut perubahan musim, umum dilakukan di abad kuno. Bukannya seperti sekarang yang merayakan karena berakhirnya penanggalan kalender.

Bangsa Mesir dan Persia merayakan datangnya musim gugur. Sementara di Yunani merayakan datangnya musim dingin. Perayaan tahun baru karena alasan penanggalan kalender itu sebetulnya dibawa oleh Bangsa Romawi.

Bangsa Romawi awalnya merayakan tahun baru setiap tanggal 1 Maret. Hal ini karena kalender Romawi kuno hanya terdiri dari 10 bulan dan 304 hari yang dimulai pada bulan Maret.

Kalender Romawi kuno dibuat oleh raja pertama Roma, Romulus. Lalu pada abad ke-8 sebelum masehi, raja Roma berikutnya, Numa Pompilius menambahkan bulan Januarius dan Februarius yang sekarang ini kita kenal sebagai bulan Januari dan Februari.

Barulah pada abad ke-46 sebelum masehi, tahun baru dirayakan pada 1 Januari. Kaisar Romawi, Julius Caesar adalah seseorang yang menetapkan 1 Januari sebagai hari pertama dalam kalender Romawi.

Julius Caesar memilih 1 Januari sebagai hari perayaan tahun baru untuk menghormati nama bulan tersebut. Diketahui bulan Januarius diambil dari nama dewa permulaan di Romawi, yaitu dewa Janus.

Dahulu orang Romawi kuno merayakan tahun baru dengan mempersembahkan korban kepada dewa Janus. Mereka juga mendekorasi rumah mereka dengan mengadakan pesta. Namun, saat ini, perayaan tahun baru di seluruh dunia sudah lebih modern. Tradisi perayaan tahun baru berbeda-beda di setiap negara di dunia.

Di Indonesia yang notabene penduduknya adalah muslim juga sebagian besar masyarakatnya ada yang merayakannya hal ini karena pengaruh global sekaligus penanggalan yang dipergunakan.

Akhir tahun bisa menjadi sarana bermuhasabah untuk mempersiapkan tahun depan yang lebih baik tidak hanya dihabiskan untuk melakukan pesta pora semata. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan bersedekah atau berzakat bagi yang sudah mencapai haul dan nishobnya. Kenapa bersedekah? Karena sedekah akan mendatangkan kebaikan bagi yang menunaikan, sebagaimana harapan kebaikan untuk masa depan.

Yayasan BSMU mempermudah untuk bersedekah dengan sedekah online melalui kanal bsmu.or.id dan jadiberkah.id. Walaupun nilainya hanya 10ribu rupiah tapi bisa mendatangkan sejuta kebaikan.

Konsep dan Pengertian Wakaf Menurut Al Qur’an

Wakaf beberapa kali menjadi pembahasan masalah-masalah muamalah dalam kitab fiqh. Oleh karena itu, wakaf menjadi bagian dari bentuk kebaikan dan ibadah yang dianjurkan dalam Islam, sebagaimana bentuk-bentuk kebaikan lainnya, seperti zakat, sedekah dan hibah.

Berdasarkan definisinya, wakaf bertujuan untuk menahan harta yang dapat diambil manfaatnya tetapi bukan untuk dirinya, sementara benda itu tetap ada padanya dan manfaatnya untuk kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah.

Dalil tentang wakaf menurut Al Quran dibahas secara umum, tidak ada ayat Alquran yang secara jelas menjelaskan tentang konsep wakaf. Karena wakaf termasuk dalam infaq fi sabilillah, maka dasar yang digunakan para ulama dalam menjelaskan konsep wakaf didasarkan pada keumuman ayat-ayat al-Qur’an yang menjelaskan infaq fi sabilillah.

Diantara ayat-ayat tersebut adalah:

  1. Q.S. al-Baqarah (2): 261

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan  (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah Maha luas (karunia Nya) lagi Maha Mengetahui.

  1. Q.S. al-Baqarah (2): 267

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ ۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِ ۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

“Hai orang-orang yang beriman ,nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bui untuk kamu dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.

  1. Q.S. Ali-Imron (3): 92

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Artinya : “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”.

Sungguh merugi bagi orang yang telah Allah beri kelebihan rezeki namun tidak mewakafkan Sebagian harta yang dimilikinya karena sesungguhnya harta yang diwakafkan akan dirasakan manfaatnya dunia dan akhirat.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) membantu untuk mempermudah untuk berwakaf melalui online yang bisa ditunaikan melalui bsmu.or.id atau jadiberkah.id. Program wakaf yang telah dilakukan adalah rumah tahfidz, wakaf ambulance, wakaf masjid Bakuheni dan wakaf produktif.

Tentukan Resolusimu di Tahun 2022 Bersama Sherly Annavita

Menginjak di penghujung 2021, pada 26 Desember 2021 Sahabat Pelajar Indonesia mengadakan acara NGOPI (Ngobrol Bareng Inspiratif) dengan tema “Apa Resolusimu di Tahun 2022”.

Acara ini dipandu oleh influencer muda yang berbakat Sherly Annavita, dan dihadiri sekitar 700 orang Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) dari Sabang sampai Merauke. Walaupun acara ini dilakukan online tapi tidak mengurangi sedikitpun semangat peserta dalam mengikuti dengan  terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Acara ini penting karena menjadi sarana peserta untuk bermuhasabah dan mengevaluasi diri sehingga bisa menentukan resolusi tahun 2022. Menentukan resolusi menjadi salah satu cara untuk fokus mencapai target yang ditentukan.

Kesempatan akan lebih senang hinggap untuk orang yang lebih dahulu bersiap. Tujuan akhir dari pendidikan adalah pembentukan karakter. Pendidikan menjadikan seseorang menjadi lebih baik pada hari esok. Kondisi pandemi mengakibatkan proses pembentukan karakter mengalami destruktif.

Dalam awal sesi webinar Sherly Annavita menyatakan bahwa, ada beberapa tipe orang dalam melihat masa depan :

Pertama, Tipe manusia pesimis, tipe ini lebih mengedepankan ketidakmampuan yang dimiliki. Mental ini merupakan warisan dari penjajah, hal yang harus segera diatasi. Yang membedakan kualitas orang  adalah bukan apa yang tampak dari lahirnya tetapi apa yang ada dalam isi pikirannya.

Kedua, Tipe manusia yang realistis, cirinya jika ditanya masa depan selalu melempar tanggung jawab kepada orang lain. Ciri-ciri perkataan yang suka keluar ketika ditanya akan menjawab ’Ya Sudahlah’. Tipe ini senang mendengar narasi orang lain, bukan membentuk narasinya sendiri.

Ketiga, Tipe manusia optimis, latar belakang yang berbeda tidak menjadi masalah tetapi justru menjadi rahmat. Orang yang optimis selalu menentukan target yang akan dicapai, membuat resolusi setahun kedepan. Bagi manusia optimis realita sosial itu diciptakan bukan sekedar menunggu.

Keempat, Tipe manusia progressif, jika ditanya mengenai masa depan akan muncul ide-ide yang kreatif inovatif tapi tetap solutif. Selalu ada hal baru dan pembaharuan.

Menurut Sherly, Society 5.0 dapat diartikan sebagai suatu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based). Ketika manusianya berhenti melayakkan (meningkatkan kapasitas) diri maka akan dikendalikan teknologi bukan mengendalikan teknologi.

Ada  beberapa keahlian yang dibutuhkan dalam menghadapi era 5.0 adalah pertama Konektivitas, kita harus senantiasa terhubung dengan society, jika tidak mau bergabung akan mudah terhempas. Kedua, kolaborasi, dengan kolaborasi orang yang memiliki tujuan yang sama akan mempermudah pencapaian tujuan. Ketiga, Kecepatan mengambil sebuah keputusan akan menentukan keberhasilan. Keempat, efektivitas, ukur semua potensi yang dimiliki, lakukan semua dengan resource yang ada sehingga pekerjaan bisa lebih efektif.

Semakin sering melakukan sesuatu maka akan membuat kita ahli di bidangnya. Manusia tugasnya berusaha secara maksimal untuk mencapai yang terbaik dalam hidup.

Ada beberapa pertanyaan yang bisa diajukan untuk menilai masa depan kita, yaitu:

  1. Siapa kita dimasa depan?
  2. Siapa kita sekarang?
  3. How, bagaimana cara mencapai target yang diinginkan.
  4. Kita ingin meninggalkan apa untuk generasi yang akan datang.

Diakhir webinar Sherly membuat kesimpulan bahwa, manusia dianugerahi akal dan hati nurani untuk berfikir, kolaborasikan keduanya untuk melakukan sebuah gerakan-gerakan besar. Masa depan itu tidak ada yang bisa diprediksi. Tugas manusia hanya berusaha dan berdoa. Orang yang paling bertanggung jawab atas masa depan adalah diri kita sendiri.

Cek Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Halal untuk Liburan Akhir Tahun

Berwisata sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat perkotaan. Banyak hal positif yang akan didapatkan ketika melakukan perjalanan wisata. Namun, perjalanan wisata bisa menjadi rusak agendanya ketika tidak mendapatkan sesuai dengan harapan. Contohnya saja ketika ingin makan ternyata makanan disekitarnya banyak yang tidak makan, tentu ini membuat liburan tidak menyenangkan.

Berdasarkan penilaian Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2019, Indonesia dinobatkan sebagai wisata halal yang diakui oleh dunia. Mengungguli 130 destinasi lainnya di seluruh dunia, wisatawan tidak perlu khawatir lagi ketika ingin berwisata ke Indonesia.

Pariwisata halal di Indonesia tidak hanya mengacu kepada makanan halal saja, melainkan juga ketersediaan fasilitas ibadah, penginapan berbasis syariah, serta lingkungan dan layanan yang mendukung.

Lima tempat wisata religi yang dinobatkan sebagai halal terbaik di Indonesia tersebut yaitu Aceh, Riau & Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Jakarta dan Lombok. Walaupun demikian bukan berarti daerah ditempat lain di Indonesia tidak bersahabat dengan wisatawan muslim. Kini sudah banyak wisata halal di seluruh Indonesia, seperti banyaknya hotel syariah, restoran yang memiliki label halal dan juga tempat wisata yang mengakomodir tempat ibadah.

Destinasi Wisata Halal Terbaik Indonesia

  1. Lombok

Merupakan destinasi wisata halal terbaik di Indonesia yang menduduki peringkat pertama. Lombok berhasil menjadi yang terdepan karena memiliki restoran halal yang bersertifikasi dan tersedianya fasilitas beribadah umat Muslim. Hebatnya lagi, Lombok ternyata punya banyak masjid yang bisa diakses oleh wisatawan domestik maupun internasional.

Lombok memiliki  julukan sebagai Pulau Seribu Masjid. Jika ke Lombok, pastikan kamu mengunjungi Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center NTB, masjid terindah dan terbesar yang ditetapkan sebagai ikon wisata religi di Lombok. Kemudian ada Masjid Kuno Bayan, yang menjadi saksi bisu masuknya ajaran agama Islam di Pulau Lombok.

Jangan lupa menikmati indahnya pantai Pink, Gili Trawangan, Senggigi, dan berbagai pantai lainnya.

 2. Aceh

Aceh terkenal dengan sebutan Serambi Mekah, juga dinobatkan sebagai destinasi wisata halal peringkat kedua di Indonesia. Sebagai provinsi yang jumlah penduduk Muslim-nya tertinggi di Indonesia, tak heran jika Aceh sangat menjunjung tinggi nilai agama. Tempat wisata religi yang wajib dikunjungi ketika di Aceh, yaitu Masjid Raya Baiturrahman, yang menjadi saksi bisu peristiwa gempa dan tsunami tahun 2004. Aceh juga mempunyai banyak destinasi wisata memesona yang wajib dikunjungi, seperti pantai Lampuuk, pantai Lhoknga, dan pulau Sabang.

 3. Riau & Kepulauan Riau

Sebagai peringkat ketiga terbaik, Riau dan Kepulauan Riau sangat menarik untuk dikunjungi oleh umat Muslim. Bukti kejayaan penyebaran agama Islam, Riau memiliki tempat wisata religi, salah satunya Istana Siak Sri Indrapura. Istana peninggalan kerajaan Melayu Islam terbesar di Riau ini, menyimpan benda koleksi kerajaan, seperti kursi singgasana berbalut emas, mahkota, brankas, hingga tombak kerajaan.

Sementara itu di Kepulauan Riau, terdapat Masjid Raya Sultan Riau yang berada di Pulau Penyengat. Konon, dinding masjid ini terbuat dari putih telur sebagai bahan perekatnya. Di masjid ini pula, ada benda peninggalan sejarah yaitu Alquran berukuran besar yang ditulis dengan tangan.

 4. DKI Jakarta

DKI Jakarta menempati posisi keempat destinasi wisata halal terbaik dan terfavorit di Indonesia. Sebagai ibu kota Indonesia, wajar saja jika Jakarta unggul karena punya tempat wisata religi yang memadai bagi umat Muslim. Jakarta memiliki sekitar 7.795 bangunan masjid, 510 hotel dengan sertifikat halal, dan 20 situs heritage Islam.

Tempat wisata religi yang wajib dikunjungi ketika di Jakarta yaitu Masjid Istiqlal, yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, sambangi pula Jakarta Islamic Center yang memiliki koleksi Alquran raksasa berukuran 100 cm x 50 cm.

Kepulauan Seribu juga tengah dibangun sebagai solusi pariwisata bahari yang mendukung pelayanan bagi wisatawan Muslim dari seluruh dunia.

  1. Sumatera Barat

Peringkat kelima destinasi wisata halal terbaik di Indonesia ditempati oleh Provinsi Sumatera Barat. Mayoritas masyarakat Sumatera Barat yang beretnis Minangkabau, keseluruhannya memeluk agama Islam. Memiliki falsafah “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” atau adat bersendikan agama, agama bersendikan Alquran, konsep wisata berbasis halal bukanlah hal yang baru bagi Sumatera Barat.

Berdasarkan sejarahnya, provinsi ini pernah menjadi pusat pendidikan Islam di Pulau Sumatera dengan surau sebagai basis utamanya. Makanya, jumlah rumah ibadah bagi umat Muslim hingga kini mencapai 5.218 masjid dan 9.661 musala atau langgar.

Tempat wisata yang tak boleh dilewatkan di Sumatera Barat, yaitu Masjid Raya Sumatera Barat yang mihrab masjidnya menyerupai Hajar Aswad. Ingin melihat Makkah? Kunjungi saja Miniatur Makkah, tempat manasik haji, yang di dalamnya terdapat bangunan mirip Kabah. Jangan lupa menikmati keindahan Jam Gadang dan Pantai Air Manis yang punya objek wisata batu Malin Kundang sedang bersujud.

Wisata halal membuat wisata menjadi lebih tenang dan sekaligus belajar mengenai sejarah islam di Nusantara. Selamat menikmati liburan dan menebarkan keberkahan harta dengan senantiasa bersedekah.

BSI Bersama Yayasan BSMU Perkuat Ekonomi Masyarakat di Sekitar Pesantren

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) berkomitmen untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar pesantren.

Hal ini ditunjukkan dengan kontribusi BSI dan Yayasan BSMU dalam Peresmian Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien dan Penyaluran KUR Klaster, di Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung (23/12).

Simak Perjuangan Awardee BSI Scholarship Menggapai Mimpi Mimpinya

Setiap orang mempunyai mimpinya masing-masing. Tak terkecuali bagi peraih beasiswa/awardee BSI Scholarship dari Universitas Brawijaya yaitu Dinda Rahmah Wardani.

Dinda yang merupakan peraih BSI Scholarship prestasi ini bercerita dari awal telah menyiapkan beberapa hal agar diterima di program beasiswa ini. “Dari awal saya sudah menyiapkan berbagai syarat yang diminta dengan sebaik mungkin,” kata Dinda.

Simak Tips Mengatur Keuangan Saat Liburan Akhir Tahun

Akhir tahun dianggap waktu yang pas untuk liburan. Hal ini karena faktor tanggal merah dan bertepatan dengan libur sekolah sehingga kebersamaan dengan keluarga bisa dilakukan. Selain itu akhir tahun juga menjadi apresiasi diri setelah satu tahun bekerja keras.

Berlibur boleh saja, ia merupakan kebutuhan setiap orang. Efek positif dari liburan dapat menghilangkan stress, menambah pengalaman, serta dapat menghilangkan rasa lelah dan membahagiakan diri sendiri. Namun jangan sampai niat baik berubah menjadi masalah dikemudian hari karena tidak dipersiapkan dengan matang.

Salah satu masalah yang sering muncul adalah tidak bisa mengendalikan keuangan saat liburan. Sehingga setelah selesai berlibur hutang menumpuk, hal ini bisa diantisipasi dengan membuat budget liburan, seperti biaya transportasi, penginapan, makanan dan lain-lain.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan saat liburan:

1. Rencanakan berapa lama liburan akan dilakukan

Waktu liburan sangat menentukan berapa banyak dana yang dibutuhkan. Jika ingin berlibur ketempat yang jauh dan membutuhkan waktu yang lama tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, menabung dari jauh bisa menjadi solusinya.

Tempat destinasi yang ingin kalian kunjungi juga tidak kalah. Hal itu supaya kamu tidak bingung saat ingin mengunjungi tempat mana yang ingin dikunjungi. Serta, kamu juga bisa memprediksi biaya tiket masuk ke tempat wisata itu. Misalnya, kamu ingin liburan ke pantai daerah Jawa Tengah, kamu bisa mencari search terlebih dahulu tempat wisata disana, sehingga dapat melakukan persiapan yang maksimal.

2. Menyusun Anggaran untuk Berlibur

Ketersediaan dana untuk liburan merupakan hal yang sangat penting. Menyusun anggaran sebelum liburan merupakan Tindakan preventif agar pengeluaran tidak melebihi budget yang ditentukan. Beberapa biaya yang bisa diprediksi seperti biaya transportasi, biaya makan, penginapan, dan ada biaya yang tidak dapat diprediksi.

3. Siapkan Fisik yang Kuat

Fisik adalah faktor utama dalam ketika liburan. Kesiapan fisik dapat dilakukan dengan mengatur pola hidup yang lebih sehat serta memakan makanan yang sehat dan bergizi. Tidak menyenangkan sekali bila jatuh sakit ketika ingin atau sedang berlibur. Dan untuk persiapan yang lebih mantap lagi, bawalah obat – obatan yang seharusnya dibawa agar kamu bisa mencegah terjadinya hal – hal yang tidak menyenangkan. Seandainya kamu merasa sakit dan tidak kuat pergi berlibur, sebaiknya kamu mengganti jadwal liburannya seiring dengan proses penyembuhan kamu.

4. Menyiapkan Anggaran tak Terduga

Untuk berjaga – jaga supaya kamu gak kehabisan uang selama liburan, pastikan kamu memiliki anggaran tak terduga. Karena kita tidak tahu obstacle apa yang akan menghampiri dirimu seperti: pada saat perjalanan, ban mobil yang kamu tumpangi mendadak bocor sehingga harus mengeluarkan biaya lebih untuk memperbaiki ban tersebut. Oleh sebab itu sebaiknya kamu menyiapkan anggaran kurang lebih 10% dari anggaran .

5. Hindari menggunakan Kartu Kredit

Tidak perlu membawa cash banyak-banyak jika sedang berlibur pada saat tahun baru. Selain membawa cash secukupnya, sebaiknya kamu juga meninggalkan kartu ATM maupun kartu kredit demi mencegah terjadinya pemborosan. Karena secara tidak sadar dengan membawa ATM maupun kartu kredit pada saat liburan, pastinya kamu akan lebih sering menggunakan mereka dengan alasan “praktis” karena tinggal gesek saja. Lebih baik kamu memakai cash dan pakai seperlunya saja.

6. Hindari Belanja yang Berlebihan

Salah satu hal yang biasanya orang lakukan sebelum pulang dari liburan adalah membeli oleh – oleh, apalagi jika sedang ada diskon untuk oleh- oleh yang kamu inginkan. Membeli oleh-oleh tentu diperbolehkan tapi sewajarnya saja dan usahakan menahan diri dari godaan barang – barang yang dirasa cukup menarik dibeli.

Saat ini kita masih berada dalam pandemi virus corona, dalam menjalankan aktifitas perjalanan wisata jangan pernah melonggarkan protokol Kesehatan karena kita tidak pernah tahu siapa suspek di sekitar kita. Membawa perlengkapan protokol Kesehatan menjadi peralatan yang wajib dibawa. Untuk mengantisipasi hal yang buruk saat liburan jangan lupa berdoa terlebih dahulu sebelum berangkat liburan dan juga bersedekah, kedua hal tersebut dapat mempermudah urusan yang akan dilakukan.

Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) mempermudah masyarakat untuk melakukan pembayaran ZISWAF melalui online yaitu cukup dengan mengunjungi bsmu.or.id/sejutakebaikan atau jadiberkah.id kamu sudah bisa berdonasi sesuai dengan keinginan.

Jadi walaupun bersenang-senang dengan cara berlibur itu penting tapi menyenangkan orang yang dalam kesulitan juga penting dan bermanfaat untuk diri.

Halal Lifestyle Untuk Menggapai Ketenangan dan Kebahagiaan

Bertambahnya kesejahteraan ekonomi disuatu negara akan membuat kondisi masyarakat semakin kompleks. Hal ini dimention oleh penulis psikologi kenamaan Amerika, Robert E. Lane dalam bukunya yaitu The Loss of Happiness in Market Democracies.

Scroll to top
Akun
Donasi
Laporan
Search