Tahun: 2021

Pembangunan Musholla Sementara Di Majene, Sulawesi Barat

Bencana gempa bumi yang menimpa Sulawesi Barat (4/1) dengan kekuatan 6,2 SR telah meluluhlantakan pemukiman dan infrastruktur masyarakat. Untuk membantu recovery bencana akibat gempa di Sulawesi Barat, Laznas BSMU menerjunkan tim Disaster Emergency Recovery Center (DERC) untuk membantu pembangunan 2 Musholla sementara di Majene.

Lokasi pembangunan mushola sementara terletak jaraknya 100 m dari jalan poros Majene dan Mamuju. Lokasi pembangunan musholla pertama ini dekat dengan pusat gempa, tepatnya di Dusun Salutambung Barat, Desa Salutambung, Kec. Ulumanda, Kab. Majene. Mushola tersebut sangat ditunggu kehadirannya oleh warga setempat.

Masyarakat secara swadaya dan gotong royong membantu pembangunannya. Dari mulai pembuatan pondasi, pendirian tiang, pengecoran, lantai semua dilaksanakan degan gotong royong. Untuk mendapatkan material musholla membutuhkan perjuangan karena hanya bisa didapatkan di Mamuju yang lokasinya berjarak 60km dari Desa Salutambung. Penerima manfaatnya sebanyak 60KK atau sekitar 400 orang.

Bangunan sementara yang didirikan oleh Laznas BSMU menggunakan kerangka baja ringan sehingga lebih aman. Semoga pembangunan Musholla sementara ini dapat selesai sebelum Ramadan tiba sehingga dapat dipergunakan untuk shalat tarawih berjamaah.

Potensi ZIS Dimasa Pandemi

Jakarta – Pada 8 April 2021 telah diadakan diskusi menarik mengenai potensi ZIS dimasa pandemi, serta strategi dalam pemanfaatan donasi melalu digital. Diskusi ini  disiarkan langsung  di radio Smart FM dalam program Smart Branding, pukul 07.00. Bersama Risyad Iskandar selaku Direktur Marketing & Network Laznas BSMU, Yuswohady selaku Managing Partner Inventure dan sebagai hostnya adalah Daryl Adam.

Dalam diskusi ini menyebutkan tentang WHO mengatakan bahwa pandemi corona saat ini sudah berubah menjadi endemi. Otomatis banyak yang berubah termasuk strategi Branding dan Comunication, saat ini yang paling ampuh dimasa pandemi bukan lagi hardselling tetapi yang menyentuh sisi emosi, empati dan kepedulian terhadap konsumen.

Dalam diskusi juga membahas potensi yang sangat luar biasa yang dapat dimanfaatkan ZIS dimasa pandemi. Saat ini banyak orang yang susah, sulit dan meninggal, implikasi dari krisis kesehatan yang berlanjut pada krisis ekonomi. Banyak usaha yang gulung tikar, bahkan sebanyak 80% UKM dikabarkan telah tutup. Ketika banyak orang yang mengalami kesusahan ekonomi, ada harapan untuk bangkit karena tradisi bangsa Indonesia yang terkenal suka gotong royong, suka membantu orang yang sedang kesulitan dapat menjadi solusi tersebut.

Dalam prediksinya Yuswohadi mengatakan 4 perubahan consumer besar dari masa pandemi salah satunya adalah kita menuju emphatic society. Kaitannya dengan ziswaf adalah dimasa pandemi banyak orang yang menjadi rajin untuk memberi dan berderma  membantu saudaranya yang sedang mengalami kesulitan.

Risyad Iskandar mengatakan bahwa untuk menjawab tantangan ini, Laznas BSMU sebagai lembaga philantrophy korporasi harus mampu menangkap momentum dengan berbagai inovasinya, salah satunya memanfaatkan dunia digital serta tidak harus selalu melakukan  ‘hardselling’. Pandemi memberikan banyak pelajaran salah satunya dalam hal penyaluran yang dapat  bekerjasama dengan philantrophy yang lain untuk menebarkan kemashlahatan, misalnya, menggunakan channel digital (contohnya jadiberkah.id) dalam menyampaikan pesan-pesannya. Bersambung page 2 ..

Pages: 1 2

Forum Mentor SPI Guna Menunjang Target Hafalan Al-Qur’an Selama Ramadhan

Jakarta, Ahad 4 April 2021 telah diselenggarakan forum mentor untuk mengkoordinasikan mentor terkait target bulan ramadan hafalan 1 juz bagi peserta Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) terutama juz 30. Acara ini mendatangkan pembicara yang kompeten dibidangnya untuk meningkatkan keterampilan dan motivasi para  mentor agar dapat membimbing para mentee mencapai target yang telah ditetapkan.  Forum mentor kali ini diadakan secara virtual dan  dihadiri oleh 143 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Aprilia Eviyanti Manager Development Implementasi ZIS berpesan kepada para mentor untuk terus menjaga niat, selalu mengharap ridho Allah dalam setiap melaksanakan tugasnya. Karena program SPI adalah program pembinaan yang fokus terhadap tiga hal, yaitu : menguatkan aqidah, melatih kekuatan mental, dan meningkatkan kemampuan aqliyah.

Acara forum mentor kali ini diisi dengan materi tahfiz yang membahas tentang membina generasi qur’ani, sebagai pengisinya adalah ust. Ahmad Baidhowi dari rumah qur’anku. Beberapa materi yang disampaikan adalah:

  1. Motivasi dasar menghafal Al-Qur’an
  2. Bagaimana menghafal yang mudah
  3. Kiat-kiat menjaga hafalan ala sahabat
  4. Menjaga semangat menghafal Al-Qur’an
  5. Tips and Trick Menghafal Juz 30

Semoga dengan materi yang diberikan dapat mempermudah para mentor untuk membimbing para mentee  dalam menghafalkan Al-qur’an selama pada khususnya bulan Ramadhan

Perjalanan Tim DERC BSMU Care untuk Memberikan Bantuan

Bencana gempa bumi yang menimpa Sulawesi Barat (4/1) dengan kekuatan 6,2 SR telah meluluhlantakan pemukiman dan infrastruktur masyarakat. Hingga saat ini warga belum menjalani kehidupan dengan normal. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis total kerusakan dan kerugian akibat bencana mencapai Rp 829,1 miliar. Salah satu lokasi yang sangat terdampak adalah jalan poros Majene – Mamuju.

Untuk membantu hal tersebut tim Disaster Emergency Recovery Center (DERC) diterjunkan untuk melakukan recovery infrastruktur, salah satunya adalah pembangunan mushola sementara yang letaknya tidak jauh dari jalan poros Majene – Mamuju ke arah bukit. Mushola saat ini merupakan sarana yang sangat dibutuhkan, terutama untuk sholat dan anak-anak belajar agama. Apalagi, saat ini akan memasuki bulan Ramadan sehingga mushola yang ada kurang kondusif untuk warga menjalani ibadah karena saat ini menggunakan terpal sebagai penutup sementara.

“Lokasi yang akan dibantu berada diatas bukit dengan jumlah warga ribuan orang”, ujar Pak Dedy Muhardi Kordinator DERC.

Meskipun jalan menuju ke atas bukit masih rusak, tidak menghalangi tim untuk tetap menebarkan kemashlahatan karena banyak warga yang menunggu berdirinya mushola sementara untuk sarana ibadah mereka.

Banjir Bandang di Flores Timur NTT

Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Ahad, 04 April 2021, Pkl. 01.00 WITA mengakibatkan banjir bandang dan longsor di kab. Flores Timur. Desa yang terdampak meliputi Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.

 

Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut pada Senin (05/04) pukul 05.00 WIB, bencana banjir bandang tersebut telah menyebabkan sebanyak 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike. Hingga saat ini total korban meninggal dunia sudah mencapai 55 orang meninggal dunia dan 40 lainnya hilang.

 

Kerugian materil meliputi rusaknyanya rumah warga, baik itu tertimbun lumpur maupun hanyut terbawa banjir. DI Desa Waiburak Kec. Adonara Timur juga dilaporkan jembatan akses penghubung jalan putus. Pemberian bantuan masih sulit  dilakukan lantaran akses ke lokasi bencana terganggu hujan deras dan gelombang tinggi, menurut BNPB.

 

Banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (04/04) dini hari, disebut seorang warga merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

 

Bupati Flores Timur, Anton Hadjon, mengatakan upaya antisipasi kepada warga “sudah dilakukan dengan menyampaikan informasi cuaca ekstrem” dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

 

“Tapi titik-titik yang terjadi [bencana banjir bandang] tersebut selama ini tidak pernah terkena banjir,” kata Anton, hari Minggu (04/04). (sumber bbc.com)

Ngobrol Pelajar Inspirasi (Ngopi) : Do The Best for Ramadhan

Program NGOPI (Ngobrol Pelajar Inspiratif) adalah program pembinaan terpusat secara virtual untuk para peserta Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) yang digagas oleh Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) dan diselenggarakan selama sebulan sekali. Program ini merupakan sarana dari implementasi visi program SPI yakni membentuk generasi muda yang baik secara akademik dan spiritual, berakhlak islami serta memiliki kemandirian.

Topik yang sudah diangkat pada pertemuan sebelumnya adalah ‘Be Smart and Influential Muslim’, ‘Be Outstanding Student’, ‘Pemimpin Lintas Zaman’, dan ‘The Great Leader of Human History’. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, penting bagi peserta SPI untuk mengetahui lebih jauh tentang persiapan beribadah di bulan Ramadhan beserta memahami pemaknaannya lebih dalam.

Dengan mengangkat topik “Do The Best for Ramadan” menjadi pembekalan awal para peserta dalam bersiap diri dan merencanakan aktivitas terbaik secara fisik serta ruhiyah pada bulan Ramadhan. Acara ini dilaksanakan di hari Ahad (28/3) dengan peserta yang hadir mencapai 1.000 siswa.

Dalam sambutannya bapak Nardi Winarno memesankan kepada seluruh peserta SPI untuk jangan mudah menyerah dengan segala keterbatasan, jangan rendah diri dengan segala ketiadaan. Selagi masih memegang api semangat motivasi maka selalu ada jalan dan yakinilah bahwa semesta akan mendukung.

“Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah yang tidak pernah terputus pahalanya”, lanjutnya.

Dalam acara ini juga diumumkan ada 60 peserta SPI yang lulus Pengguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN.

Ust. Hilman Fauzi menyatakan dalam materinya, dalam mempersiapkan menyambut bulan Ramadhan sangat penting. Persiapan yang dapat dilakukan dapat meliputi : persiapan hati, persiapan ilmu, persiapan harta, dan persiapan amal. Buat perencanaan dan target yang akan diamalkan selama Ramadhan diantaranya : menunaikan puasa, memuliakan al-qur’an, memperbanyak doa, mendirikan sholat, mengeluarkan zakat dan infak.

Acara Ngopi ditutup dengan tanya jawab dari peserta SPI dengan ustadz. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan. Semoga setiap pesan-pesan yang sudah disampaikan oleh pemateri dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan hidup lebih bermakna.

Penyerahan Bantuan Depot Air Minum Masjid Attaibin

Masjid Attaibin ini merupakan cagar budaya yang sudah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda. Letaknya yang sangat strategis yaitu di segitiga emas senen membuat kehadirannya sangat dirasakan manfaatnya. Masjid ini memiliki rumah tahfidz untuk menyelamatkan anak-anak dari pergaulan tidak baik yang biasa ada di terminal senen. Fasilitas yang disediakan yaitu makan, minum dan tidurnya gratis.

 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dakwah di masjid Attaibin pada, Jum’at (12/03) Laznas BSMU menyalurkan depot air isi ulang. Tidak hanya para santri yang dapat merasakannya tetapi warga sekitar, para jamaah masjid, supir ojol dan siapapun yang membutuhkannya.

 

Depot air minum ini diambil dari air tanah yang telah mengikuti serangkaian uji lab, sehingga dikatakan aman untuk dikonsumsi. Sejak diresmikan depot air minum ini sudah menghasilkan air sebanyak 500 galon sehingga rata-rata galon yang keluar 30-50 perhari.

 

Bantuan yang diberikan senilai Rp 91 juta rupiah, yang dipergunakan untuk pembuatan depot air, pengurusan perijinan, pasang listrik, gali air, beli toren yang lebih besar lagi, membran mesin RO, beli mesin pompa air dan perawatan mesin air selama 1 tahun.

 

“Terima kasih untuk nasabah Bank Syariah Indonesia dan Donatur BSMU, semoga apa yang antum infakan ini bisa jadi saksi di kehidupan akhirat kelak. Harapannya semoga BSMU bisa lebih banyak lagi masjid yang bisa dibantu dan bisa menyalurkan amanah yang tepat sasaran” ungkap Jaka ketua pengurus Masjid Attaibin

Laporan Penyaluran Warteg Mobile

Laznas BSMU membuat program Warteg Mobile sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemi. Sejak Januari – Februari 2021 telah terhimpun dana sejumlah Rp 427.687.917 . Dari dana tersebut didistribusikan selama 3 bulan dengan total 18.800 paket  yang tersebar di area Jabodetabek.

Adapun perinciannya sebagai berikut:

Januari 10.000 paket

Februari 7.800 paket

Maret 1.000 paket

Warteg Mobile berkonsep menyalurkan makanan siap saji langsung kepada penerima manfaat di daerah kumis (kumuh dan miskin) serta orang yang terdampak akibat covid-19 dan bencana. Program yang melibatkan Ibu-ibu UMKM dalam penyediaannya, diharapkan dapat menjadi solusi untuk kebelangsungan hidup masyarakat.

Untuk mengikuti program ini dapat juga melalui http://bit.ly/NasiBerkahWartegMobile

Laznas BSMU berkolaborasi bersama IZI Launching Smart Farm Academy

Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) mengadakan kerjasama untuk berkolaborasi membangkitkan pertanian melalui program Smartfarm Academy di Desa Pondok Kelor, Sepatan Timur, Tangerang pada Rabu (24/03/2021).

 

Sektor pertanian mempunyai peran stategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Sektor pertanian berkontribusi pada PDB terbesar ke-2 di Indonesia sebesar 13,54% yang mencapai 395,7 triliun rupiah. Diharapkan, Smartfarm Academy menjadi sebuah program pelatihan dan peningkatan wawasan pertanian serta memadukan peningkatan spiritual kepada pesertanya.

 

Acara ini dihadiri oleh Rizky Okto Priansyah selaku Direktur Eksekutif BSMU, Nana Sudiana selaku Direktur Pendayagunaan IZI, I Gusti Muhammad Sugiarto selaku Kapolsek Sepatan, Agus Halim Siregar selaku DANRAMIL Sepatan.

 

Program Smartfarm ini merupakan bagian dari pemberdayaan dana ZISWAF. Dengan pendayagunaan dana tersebut dapat meningkatkan penghasilan para petani bahkan dapat merubah buruh tani menjadi pemilik lahan.

 

Nana Sudiana mengatakan, “Kita semua tahu bahwa di tengah situasi pandemi dimana ekonomi menjadi sulit ini insya Allah kita dapat memberikan penguatan ekonomi kepada masyarakat dari sisi pertanian dan ketahanan pangan”.

 

Rizqi Okto Priansyah menyampaikan dalam sambutannya “Terima kasihnya atas kolaborasinya melalui program Smartfarm Academy ini, semoga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan para petani, “

 

“Kami juga ingin para petani dapat meningkat spiritualnya, dan kedepannya para petani  dapat memberikan ilmunya kepada masyarakat lain” tambahnya.

Bank Syariah Indonesia dan Laz BSMU Bangun Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Lampung Tengah

Jakarta, 21 Maret 2021 – Bank Syariah Indonesia bersinergi bersama BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji) dan LAZ Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laz BSMU) membangun Desa berdaya Sejahtera Mandiri Rejosari di Daerah Rejosari, Lampung Tengah. Desa ini dipilih karena kesesuaian dengan penerima manfaat zakat yakni petani mustahik serta wilayahnya yang didominasi persawahan dan perkebunan. Simbolik bantuan diberikan oleh Direktur Sales dan Distribusi Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna, didampingi oleh Direktur Program Laz BSMU, Fauzi Indrianto, serta DR. Rahmat Hidayat, SE, MT selaku anggota badan pelaksana BPKH yang hadir secara langsung di lokasi program.

 

Dukungan BSI, BPKH dan LAZ BSMU dituangkan dalam bentuk pemberian alat – alat pertanian berupa alat pemisah warna beras (color sorter) dan alat pemisah batu (destoner). Alat ini berfungsi untuk meningkatkan nilai mutu beras serta meningkatkan kualitas harga nilai jual beras dari para petani desa kepada masyarakat sebagai end user.

 

Alhamdulillah, program ini disambut baik oleh kelompok petani Gapsera Sejahtera Mandiri dimana dengan adanya alat ini membuat optimis bagi warga untuk meningkatkan produksi gabah dan nilai jual beras sehat non pestisida yang dihasilkan di Desa Rejosari.

 

Sejak tahun 2018, kelompok petani yang memiliki lebih dari 100 orang ini telah menginisasi penanaman beras organik. Harapannya para petani dapat turut berperan aktif dalam menyehatkan masyarakat. Hal ini karena selain pemeliharaannya bebas pestisida dan zat kimia, sifat beras yang mudah terurai oleh tubuh sehingga aman bagi tubuh.

 

Direktur Sales dan Distribusi BSI, Anton Sukarna mengatakan pembangunan Desa Berdaya sejalan value Bank Syariah Indonesia dimana keberadaan bank syariah dapat membangun kesejahteraan ekonomi, sosial dan salah satunya ketahanan pangan. “Kami berharap dukungan masyarakat terus mengalir dan kuat sehingga BSI dapat memberikan kemaslahatan yang luas bagi umat”.

 

Hal senada juga disampaikan Suhendar, Ketua Pengurus LAZ BSMU, “terimakasih kepada seluruh pihak baik Bank Syariah Indonesia dan BPKH yang telah mempercayakan dana sosialnya kepada LAZ BSMU untuk bersinergi dalam program pemberdayaan di Lampung. Kami berharap program ini menjadi jalan mengubah para mustahik (penerima manfaat zakat) menjadi muzzaki (pemberi zakat), sehingga Desa Rejosari menjadi sejahtera dari sisi ekonomi, sosial dan akhlak”.

 

“Kami berharap nilai jual beras organik ini cukup bersaing di pasaran yakni Rp 12.500,-/kg di Lampung serta Rp 13.000/kg untuk luar Lampung, sehingga kesejahteraan para anggota petani di Desa Rejosari bisa meningkat dan manfaatnya terus bergulir bagi warga yang ingin bertani”, tutur Ketua Kelompok Petani Gaptera Sejahtera Mandiri, Sukarlin

Scroll to top