Bulan: Desember 2018

Dapur MPASI untuk Penyintas Terdampak Bencana di Palu, Siggi dan Donggala Sulawesi Tengah

BSM Umat – Bencana di Palu adalah termasuk salah satu gempa yang terbesar di Indonesia, pada tanggal 28 oktober 2018 dengan gempa berkekuatan 7,4 SR. Pada tanggal 30 September 2018

Laznas BSM Umat sudah berada di Kota Palu untuk memberikan bantuan, terutama dalam hal logistik makanan dan kebutuhan dasar lain.

Laznas BSM Umat berfokus pada penyediaan logistik Dapur Makanan Pendamping ASI (MPASI)-dapur khusus makanan bayi dan anak- serta sekaligus edukasi pada Pos Gizi. Kegiatan dilaksanakan pada 5 titik penyintas ini dan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga lain seperti Kementerian Kesehatan RI, Dinkes Provinsi Sulteng, Kemensos, dan Poltekkes Palu.

Laznas BSM Umat bertugas menyediakan logistik bahan mentah makanan sehat 4 bintang (makanan pokok, protein hewani, protein nabati/kacang-kacangan, dan sayur serta buah) ke titik-titik dapur MPASI yang telah disepakati. Penyediaan makanan khusus untuk anak di usia 6-59 bulan, terutama di kondisi paska bencana sangatlah penting. Hasil Pemantauan Status Gizi tahun 2017 menunjukkan bahwa angka balita pendek dan sangat pendek di Provinsi SulTeng mencapai 36.1, berada di atas angka nasional yang 29.6.

Saat ini dapur MPASI Laznas BSM disepakati berganti nama menjadi dapur PMBA. Perbedaan dengan sebelumnya adalah dengan memberi tambahan layanan berupa skrining status gizi dengan mengukur tinggi badan, panjang badan, dan lingkar lengan atas balita yang hadir pada saat makan bersama di dapur PMBA Laznas BSM Umat. Edukasi materi gizi dan kesehatan secara umum juga menjadi lebih intensif agar kondisi kesehatan anak-anak terdapak bencana menjadi lebih baik.

Peduli Bencana Tsunami di Banten dan Lampung Selatan

BSM Umat – Pada hari sabtu, 22 desember 2018 sekitar pukul 21.03 WIB telah terjadi tsunami di sekitar Selat Sunda dan Lampung Selatan. Penyebabnya akibat gempa vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Lokasi paling terdampak bencana tsunami Selat Sunda, yaitu: Sepanjang pantai sekitar selat sunda, dengan wilayah paling terdampak antara lain Provinsi Banten di Kabupaten Pandeglang antara lain Kec. Sumur, Panimbang, sebagian pesisir Pantai Labuan dan Kec. Carita serta wilayah Kabupaten Serang di pesisir pantai Anyer.

Wilayah lainnya yang terdampak adalah wilayah Kab. Lampung Selatan, Kab. Tanggamus dan Kab. Pesawaran Propinsi Lampung.

Dampak Kejadian yang diakibatkan bencana adalah timbulnya kerusakan bangunan dan korban jiwa di sepanjang pesisir Banten dibarengi dengan kerusakan infrastruktur pariwisata di beberapa wilayah yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Hingga saat ini (25/12) korban yang terdata :

∆ Meninggal Dunia :

Kab Pandeglang: 267 orang, Serang : 29 orang, Lampung : 77 orang

∆ Luka-Luka :

Kab Pandeglang: 1.143 orang, Kab Serang: 62 orang, Lampung :254 orang

∆ Hilang :

Kab Pandeglang: 38 orang, Kab Serang: 68 orang, Lampung :22 orang

∆ Pengungsi :

Kab Pandeglang: 5.361, Lampung :204 orang

 

Saat ini respon Tim BSM Umat adalah :

1. Menerjunkan  personel  relawan

2. Evakuasi jenazah

3. Bantuan kesehatan di wilayah terdampak

4. Assessment untuk persiapan program pemulihan

5. Distribusi bantuan logistik

 

Kebutuhan yang mendesak saat ini adalah:

1. Evakuasi Korban

2. Logistik bahan makanan

3. Bantuan hidup dasar (tempat tinggal sementara, selimut, sanitary pack dll)

 

Bank Mandiri Syariah bersama tim respon BSM Umat yang diturunkan berfokus kepada bantuan hidup dasar, kesehatan dan evakuasi jenazah.

Sumberdaya yang telah di mobilisasi oleh BSM Umat yaitu :

1 armada mobil jenazah

1 ambulans medis

Obat-obatan

1 dokter

3 Paramedis

15 orang relawan

 

Program Recovery Untuk Warga Terdampak Bencana di Lombok

BSM Umat – Saat ini pemerintah sedang melakukan program recovery bagi warga terdampak bencana di lombok. Banyak kerugian yang diakibatkan bencana kemarin. Infrastuktur yang rusak mengakibatkan Lombok menjadi lumpuh. Saat ini masih banyak warga terdampak bencana di Lombok yang belum memiliki penghasilan, sehingga hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari masih membutuhkan ulurkan tangan dari para dermawan. 

Recovery Lombok bertujuan agar warga yang terdampak bencana dapat menjalani hidup dengan normal. Program recovery Lombok yang telah disiapkan oleh Bank Mandiri Syariah dan BSM Umat adalah:
1.    Pembangunan Sarana pendidikan 
2.    Pembangunan Infrastruktur
3.    Pembangunan Rumah Tumbuh 
4.    Pembangunan Masjid
5.    Pemberdayaan ekonomi melalui warung umat dan sentra peternakan. 

Saat ini kelima program diatas sedang berjalan dan terus membutuhkan uluran tangan para donatur dan dermawan agar program-program tersebut selesai sesuai target.

Butuh dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan #lombokkembalibangkit bisa segera dilaksanakan. Terimakasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk para warga terdampak bencana Gempa Lombok. 

Saat ini program yang telah berjalan disana adalah mendirikan Wh Posko kesehatan terpadu Rehabilitasi medis,  Layanan pratama dan rujukan 24 jam. Berdiri sejak november pertengahan di Dusun Cupek,  Desa Sigar Penjalin,  Kec.  Tanjung, Kab.  Lombok Utara.

Saat banyak lembaga social yang sudah pulang, BSM Umat masih bersama warga terdampak bencana, untuk mengawal #LombokKembaliBangkit.

 

Gigih Menghafal Al Qur’an , BSM Umat Bagi-bagi Mushaf Al qur’an Braille untuk Para Tuna netra Soleh ini

BSM Umat – Sejak ba’da Dzuhur, lantunan ayat suci Al Quran menggema dan terdengar dari jarak ratusan meter dari Yayasan Binaul Ummah. Tapi tidak ada yang menyangka kalau ternyata lantunan merdu tersebut berasal dari sahabat-sahabat tunanetra yang sedang mengaji di pendopo yayasan tersebut. Tidak kurang dari 80 orang hadir dan melantunkan ayat ayat suci Al Quran secara bergantian.

Bertempat dikediaman Ust Barra,  kegiatan dilakasanakan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh koordinator Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI) pak Dede dan perwakilan dari BSM Umat. Dalam pembukaannya ketua ITMI menyampaikan aktivitas yang telah berjalan selama ini dan cerita-cerita perjuangannya sebagai tuna netra. 

Semakin siang, satu persatu para peserta pengajian rutin tersebut makin ramai. Ada yang berjalan kaki bersama istrinya, ada pula yang diantar oleh sanak saudara. Walau mempunyai keterbatasan, mereka tidak pernah merasa kesulitan untuk hadir di majlis ilmu tersebut, walau cuaca tropis di Bekasi yang cukup menghangatkan. Semangatnya untuk menjadi seorang Hafidz tidak bisa mengalahkan keterbatasan yang mereka miliki.

Satu persatu Al Quran Braile pun dibagikan kepada para sahabat tunanetra yang hadir. Tangan-tangan lembut mulai meraba dan membaca serta melantunkan ayat Al Quran dengan lantang dan lugas. Sekilas, tidak ada yang berbeda dengan majlis yang sering kita singgahi, hanya Al Quran dan keterbatasan yang menjadi pembeda. Bahkan mungkin semangat mereka lebih tinggi dari pada keingin kita yang diberikan kemudahan oleh Allah Subahanhu Wa Ta’ala.

Walau kami memiliki keterbatasan, tapi semangat dan keinginan kami untuk hafidz jauh lebih besar dari penghalang tersebut“, tutur Bapak Dede, Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia.

Cerita menginspirasi lain yang dapat diperoleh adalah ketika salah satu dari mereka memiliki kemampuan cuci steam dan jual beli handphone. Dan menurut pelanggannya cucian motornya adalah yang terbaik. Jadi keterbatasn tidak bisa menghalangi untuk berkreasi menjadi yang terbaik karena sejatinya mereka pun tidak ingin menjadi beban orang lain dan ingin mandiri seperti orang-orang lainnya.

Rumah Tumbuh Untuk Warga Terdampak Bencana di Lombok

BSM Umat – Bencana yang terjadi di Lombok banyak menyisakan PR bagi banyak pihak.  Dengan pusat gempa berada di Lombok Utara telah mengakibatkan 390 ribu orang mengungsi dan telah menghancurkan lebih dari 73.843 rumah penduduk dan 798 fasilitas umum. Disinyalir gempa Lombok telah mengakibatkan kerugian materil sebanyak 7,7 trilyun.

Gempa di Nusa Tenggara Barat telah menghancurkan fasilitas layanan umum yang akibatnya mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar antara lain kesehatan, logistik kebutuhan rumah tangga, Pendidikan dan sosial. 

Saat ini Lombok sedang berusaha bangkit dengan cara membangun berbagai sarana dan prasarana. Salah satu yang menjadi kebutuhan mendesak adalah membangun kembali rumah tinggal. Sehingga para pengungsi bisa hidup normal dengan kembali tinggal di rumah sendiri.

BSM Umat memiliki Program untuk memberikan bantuan pembangunan rumah bagi warna terdampak bencana di Lombok Utara yang diberi nama  “Hunian Tetap (Rumah Tumbuh)”.

Rumah tumbuh adalah salah satu cara untuk merencanakan dan membangun rumah dengan cara bertahap. Rumah tumbuh biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang panjang dan di sesuaikan dengan kebutuhan yang terus bertumbuh. Dana yang belum mencukupi adalah alasan yang paling sering digunakan saat seseorang memilih membangun rumah tumbuh.

Dengan merencanakan untuk memberikan bantuan pembangunan rumah tumbuh bertujuan agar bantuan yang diberikan oleh BSM Umat bisa sesuai dengan kebutuhan.(adm)

Program Pemulihan Perekonomian Warga Terdampak Bencana Gempa di Lombok

BSM Umat – Mengawali program recovery untuk memulihkan perekonomian warga Lombok yang terdampak bencana gempa. Di desa Tegar Pernjalin kecamatan Tanjung Lombok Utara relawan BSM Umat menginisiasi sebuah program pemberdayaan ibu-ibu untuk mengolah sumber daya alam menjadi lebih produktif dan bernilai jual tinggi. 

Desa Tegar Pernjalin Lombok Utara memiliki sumber daya alam yang melimpah yaitu kelapa. Ketersediaan kelapa yang banyak belum dikelola secara maksimal. Sehingga harga kelapa menjadi murah dan tidak memberikan nilai ekonomi yang cukup signifikan. Sehingga relawan BSM Umat berinisiatif untuk mengolah kelapa menjadi produk VCO atau Virgin Coconut Oil. Kedua produk tersebut dipilih karena nilai jual dipasaran lumayan cukup tinggi.

Selain karena nilai jual dipasaran untuk VCO tergolong tinggi, namun juga memiliki manfaat yang banyak.
Beberapa manfaat VCO menurut hellosehat.com adalah:
1.    Dapat mempertajam fungsi kognitif otak
2.    Membunuh bakteri dan Virus penyebab infeksi
3.    Mengurangi frekuensi kejang anak
4.    Melancarkan pencernaan
5.    Membantu menurunkan berat badan.

Manfaat kesehatan bisa langsung dirasakan bagi warga desa. Dampak yang lebih besar lagi kedepannya adalah untuk membantu meningkatkan pendapatan warga dan menciptakan lapangan kerja. Sehingga diharapkan program ini dapat mengembalikan perekonomian yang sempat lumpuh pasca gempa. Diharapakan kepada seluruh sahabat BSM Umat agar dapat mendukung program ini dan  perekonomian warga desa yang terdampak gempa bisa bangkit kembali. 

Saat ini telah diproduksi  VCO  oleh warga yang terdampak gempa dengan harga Rp. 40.000/botol. Dengan membeli produk ini berarti telah membantu mengembalikan perekonomian Lombok yang sempat vakum.

Scroll to top