Bulan: November 2018

Indahnya Bantu Mereka Bersekolah

BSM Umat – Pendidikan dalam Islam memiliki peranan yang sangat penting, bahkan karena pentingnya Rasulullah berpesan Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu ia bercerita: “Dahulu ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam. Seorang dari mereka biasa mendatangi Nabi (untuk menuntut ilmu), sedangkan saudaranya sibuk bekerja. Lalu yang sibuk bekerja mengadukan saudaranya (yang hanya menyibukkan diri dengan menuntut ilmu) kepada Nabi. Namun ternyata Nabi malah bersabda: “Bisa jadi engkau mendapatkan rezeki karena sebab dirinya.”
[Hadis sahih riwayat At-Tirmidzi dan Al-Hakim]

Bencana di Palu, Donggala dan Sigi tergolong unik karena gempa yang merata dan ada beberapa titik sangat parah. BSM Umat dan Bank Mandiri Syariah telah menurunkan relawan-relawan untuk membangkitkan kembali pendidikan di daerah terdampak bencana di Sulawesi Tengah.  Anak-anak belum bisa bersekolah dengan normal karena infrastruktur yang hancur dan sebagian guru menjadi korban bencana sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan proses belajar.

Saat ini pendidikan di Palu, Donggala dan Sigi masih dalam tahap emergency. Sekolah-sekolah banyak yang roboh, ada yang terlihat masih bagus dan berdiri kokoh bangunan sekolahnya namun ternyata atap-atapnya sudah runtuh dan dindingnya retak-retak.  Walaupun secara keseluruhan kehidupan disana sudah berjalan menuju normal. Namun Proses belajar mengajar masih dilakukan di bawah tenda dengan jam belajarpun terbatas karena jika terlalu siang sangat panas didalam tenda. Guru berusaha memberikan pembelajaran terbaik meski dalam waktu singkat.

Menurut pengawas pendidikan di daerah terdampak gempa Palu, Donggala dan Sigi kemungkinan recovery bangunan sekolah akan memakan waktu sampai 2 tahun. Saat ini, BSM Umat tengah memberikan dukungan sekolah darurat, bantuan perangkat sekolah bagi anak dan juga sekolah.

Sekolah Darurat Untuk Warga Berdampak Bencana di Palu Sulawesi Tengah

BSM Umat – BSM dan BSM Umat pada tahap emergency akan mendirikan 3 sekolah darurat di daerah Sigi. Kenapa Sigi yang diprioritaskan? Karena Sigi merupakan salah satu lokasi yang paling parah mengalami dampak bencana.

Sekolah darurat dibangun menggunakan tenda besar, terpal dan peralatan belajar mengajar seadanya.

Dengan kondisi ini, diharapkan, pendidikan di Palu Pasca Bencana tetap bisa berjalan mengingat masih banyak anak-anak usia sekolah disana yang bersemangat untuk bersekolah. Anak-anak disana masih semangat bersekolah walaupun masih trauma dengan gedung. Solusinya dengan mendirikan sekolah darurat agar proses belajar mengajar dapat terlaksana dan cita-cita tetap terjaga.

Anak-anak berdampak bencana rencananya akan diberikan bantuan peralatan sekolah untuk mendukung proses belajarnya. Namun, masih banyak kebutuhan pendidikan yang belum bisa terpenuhi di sana, sehingga BSM dan BSM Umat mengajak para donatur untuk bersama melakukan penggalangan dana untuk pendidikan Palu yang lebih baik.

Hasil donasi yang terkumpul akan disalurkan  untuk kebutuhan pendidikan Palu pasca bencana seperti:

  1. Pengadaan Tenda Besar.
  2. Pengadaan Terpal.
  3. Pengadaan Peralatan mengajar, dan
  4. Pengadaan Peralatan sekolah.

Mengingat Banyaknya biaya yang dibutuhkan, kami mengajak para donatur untuk berdonasi dengan paket donasi minimal Rp.250.000,-/donatur.

Syariah Mandiri Bangun Tiga Sekolah Darurat Pasca Bencana Palu

BSM Umat – Bencana Palu telah banyak menghancurkan sekolah dan bangunan lainnya. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 422 sekolah rusak terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Banyak sekolah yang mengalami rusak berat sehingga tidak bisa di perbaiki kembali melainkan harus dibangun. Anak-anak yang berdampak gempa harus tetap sekolah dan harus mulai mengurangi gangguan psikologis akibat gempa.

BSM Umat sebagai lembaga fokus pada pendidikan dalam kondisi darurat akan mendukung beberapa sekolah untuk kemudian bisa kembali survive.  Dimulai dari pembuatan sekolah darurat, dalam kondisi sekolah normal ada kegiatan belajar mengajar yang alat ukur pengajaran sudah terstandarisasi.  Sementara dari sekolah darurat disusun sebuah mekanisme baru dalam kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya siswa yang mengalami dampak gempa, namun juga para guru pun terdampak. 

Materi dan pengajaran pada sekolah darurat  lebih menitik beratkan kepada pendidikan psikososial . Dalam terminologi departemen kesehatan dan departemen sosial, dukungan psikososial mengacu kepada upaya memberikan terapi kepada para korban pasca bencana agar dapat kembali menjalani kehidupannya yang normal tanpa dibayang-bayangi perasaan trauma .

Dalam tahap pertama diberikan support yang bernama PFA (Psikological First Aid). Dukungan ini tidak harus dilakukan oleh seorang psikolog, namun bisa diberikan oleh orang-orang yang sudah terlatih atau bersertifikat  untuk memberikan dukungan psikosial (terapi) pada masyarakat berdampak (bencana).  Pasca terjadi bencana,  BSM Umat memberikan dukungan secara psikologis supaya masyarakat yang berdampak bencana dapat mengelola kondisi psikologinya sehingga tidak menimbulkan trauma berkepanjangan.

Bank Syariah Mandiri melalui BSM Umat berencana membangun tiga sekolah darurat sebagai dukungan psikososial. Palu masih sangat memerlukan bantuan untuk memperbaiki kondisi yang ada. Mari bersama bergandengan tangan memberikan dukungan psikososial untuk para masyarakat yang berdampak bencana. (admin-simpati)

Mahasiswa ISDP IPB BSM Umat, Juara KMI Awad 2018

BSM Umat – KMI (Kewirausahaan Muda Indonesia) Award adalah sebuah penghargaan untuk wirausahawan terbaik dari kalangan mahasiswa seluruh Indonesia. Ada 5 kategori bidang usaha yang diberikan penghargaan. Acara yg dihelat di IPB pada 9-12 November tersebut terasa istimewa untuk BSM Umat.

Salah satu penerima manfaat ISDP BSM Umat yang berasal dari IPB menerima salah satu award. Hal ini makin istimewa untuknya karena penghargaan tersebut diterima di kampusnya sendiri.

Mahasiswa berprestasi tersebut bernama Adhitya Nugraha. Adhitya Nugraha sendiri adalah mahasiswa ISDP IPB BSM Umat angkatan pertama. Mahasiswa tersebut menerima Juara 2 dalam ketegori Wirausaha Makanan dan Minuman terbaik dalam KMI Award 2018. Bahkan dirinya tidak menyangka bisnis Olahan Ayam Kalkun yang telah disupport oleh ISDP (Islamic Sociopreneur Development Program) BSM Umat ini menerima penghargaan di ajang KMI Award 2018.

“Alhamdulillah senang, bangga bisa mengharumkan namA universitas dan semua yg mendukung Adhit selama ini dan bisa membuktikan bahwa kita bisa asalkan ada semangat dalam jiwa kita”. Tutur Adhitya Nugraha dalam salah satu kesempatan saat. 

Sebelum akhirnya memenangkan penghargaan, para pemenang harus menempuh jalan panjang. Pertama mereka harus mempunyai bisnis yang sustain serta kuat dalam konsep dan eksekusi. Setelahnya, kampus tempat mereka menuntut ilmu akan menyeleksi para wirausahawan dengan berbagai pertimbangan.

Setelahnya, para wirausahawan akan kembali diseleksi oleh DIKTI (Pendidikan Tinggi). Setelahnya, para juri di KMI akan menjadi filter terakhir dari para wirausahawan sebelum akhirnya mereka diputuskan akan menang atau tidak.

ISDP Sendiri adalah sebuah program yang mendorong dan mmemberikan support untuk para wirausahawan berjiwa sosial yang siap untuk memberdayakan ekonomi daerah sehingga ekonomi didaerah berdaya tersebut bisa bangkit dan mandiri.

Program ini sendiri terlaksana atas donasi dari para muzzaki dan donatur yang telah berakat infaq dan sedekah di BSM Umat. Kedepannya ISDP akan terus mencetak para Enterpreneur berjiwa sosial yang siap membangkitkan ekonomi umat.

Inaugurasi ISDP UNHAS Makassar Menandai Dimulainya ISDP UNHAS Makassar

BSM Umat – BSM Umat bersama Bank Syariah Mandiri bekerja sama menyelenggarakan  Inaugurasi Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) Unhas. Diselenggarakan  pada sabtu, 03 november 2018 di hotel MaxOne Makassar. 

Para peserta Inaugurasi  yang terpilih sebelumnya telah melewati tiga tahap seleksi dari BSM Umat. Seleksi tersebut meliputi Walk-In Interview, Psikotest dan juga Pemaparan Bisnis didepan para panelis dari BSM Umat.

Setelah Inaugurasi, ISDP Unhas resmi berjalan dan dimulai. Nantinya para peserta ISDP akan mulai menjalakan bisnisnya dalam bimbingan BSM Umat.

Acara  inagurasi UNHAS ini di hadiri oleh, Bapak Ricki sebagai  perwakilan BSM kanwil 7 makassar, Bapak Meidi Ferdiansyah sebagai dewan pengurus yayasan bangun sejahtera mitra umat. , Bapak Rizqi Okto Priansyah sebagai direktur eksekutif Laznas BSM Umat, Bapak. Abdul Kadir A.R, SE. sebagai KasuBag. kesejahteraan mahasiswa UnHas dan Ibu Aprilia Eviyanti sebagai Manager dari Didik Umat Laznas BSM Umat.  

“ISDP merupakan program yang sangat bagus, dimana program ini merubah pola pikir mahasiswa yang pada awalnya hanya berpikir untuk menjadi menjadi PNS atau menjadi karyawan, diarahkan lebih untuk meciptakan lapangan kerja. Kami berharap dapat bekerja sama lebih lagi dan kuota penerima manfaat ditambahnya”, kata Bapak Abdul Kadir  A.R, SE (KasuBag kesejahteraan mahasiswa UNHAS).

“Saya sangat bangga dan merasa bersyukur karna bisa lolos dan mengikuti kegiatan beasiswa isdp. Harapan saya mengikuti kegiatan ini, saya mampu mengembangkan usaha saya dan dapat menjadi eksportir ikan terbesar”, ujar Fikrang, mahasiswa perikanan UNHAS. (admin)
 

Scroll to top