Bulan: Oktober 2018

Berkah Beli Kue, Sekaligus Beramal

BSM Umat – BSM Umat bekerja sama dengan Inacookies melakukan penggalangan dana untuk penyintas atau korban Palu dan Donggala. 
Perlu kita ketahui, Kini di Palu dan Donggala mulai memasuki masa pemulihan atau recovery pasca gempa. Berbagai program mulai kesehatan hingga bantuan psikososial  dengan tujuan membantu kelompok rentan bangkit dari stress akibat bencana akan dilaksanakan BSM Umat.

Lalu bagaimana cara membeli kue agar berkah dan mendapatkan pahala?
Pembelian dapat dilakukan melalui outlet dan online.

Berikut daftar harga kue inacookies hanya berlaku hingga 25 oktober 2018

3 Toples Reguler : Rp 200.000,-
3 Toples Kaca : Rp 100.000,-

Lokasi pembelian melalui outlet #inacookies
▶ De’Tuik | Bojongkoneng atas
▶ CookiesGallery | Bojokoneng atas
▶ CookiesGallery | Bojongkoneng atas
▶ BIP Lt.2 Depan Kimso & BIP Lt.GF sebelah ATM Mandiri
▶ Outlet Bekasi : Komp. Buana Risma Bekasi Barat
▶ Outlet Surabaya : Jl. Galaxy Klampis Asri Selatan Surabaya

Pembelian online juga dapat dilakukan melalui www.inacookies.co.id.

Seluruh hasil penjualan kue akan disumbangkan melalui Laznas BSM Umat untuk penyintas Palu dan Donggola. 

Wahh, bagaimana tidak berkah yaa?
Yuk, manfaatkan momen ini hingga dua hari kedepan. 
Semoga Manisnya kue yang anda beli untuk berdonasi, semanis pahala yang akan anda tuai.

Media sosial BSM Umat:

Instagram: https://instagram.com/laznasbsmumat/
Twitter: https://twitter.com/Laznas_Bsm
Facebook: https://www.facebook.com/laznasbsm.umat
Youtube: Laznas bsm umat
Website: http://bsmu.or.id

Beasiswa Sahabat Pelajar Indonesia BSM Umat

BSM Umat – Saya harus berjalan kaki 6 kilo hanya untuk menuntut ilmu

Pendidikan adalah hal yang fundamental bagi masa depan negara kita, Indonesia. Hal ini tidaklah lepas dari perhatian BSM Umat dalam membangun masyarakat yang mandiri di masa depan. Untuk itulah BSM Umat resmi meluncurkan program Sahabat Pelajar Indonesia angkatan 2018. Ratusan dari seluruh Indonesia telah menerima manfaat beasiswa dari BSM Umat. Salah satunya adalah M Husni yang kini tercatat sebagai siswa di SMA N 8 Bekasi. Siswa yang juga seorang atlet Pecak Silat dari Jawa Barat ini adalah siswa kelas 2. Olahraga Pencak silat yang kuasainya telah memberikan torehan prestasi luar biasa, baik untuk sekolah dan daerah yang telah ia bela, Jawa Barat. Namun kilauan prestasinya tidak berbanding lurus dengan perekonomian keluarganya.

Berangkat dari keluarga yang sangat sederhana, M Husni tidak pernah kenal lelah dalam menggapai cita-cita. Ibunya adalah seorang penjual buah yang setiap hari harus berkeliling dari satu kampung kekampung lainnya hanya untuk menyekolahkan anak kesayangannya tersebut. Bahkan setiap subuh, anak tunggal tersebut harus membantu ibunya berjualan terlebih dahulu di Pasar Kranji, Bekasi. Saat jam menunjukan pukul 6, Husni harus berpamitan dengan orang tua satu-satunya tersebut untuk berangkat menuntut ilmu. Satu lagi hal cukup menyayat hati, anak ini berangkat dengan berjalan kaki dari Pasar Kranji ke SMA N 8 Bekasi yang berada di Pekayon, Bekasi Selatan, karena sepeda adalah hal yang mewah untuk Husni dan orang tuanya. Husni harus berjalan selama lebih dari satu jam dan menempuh jarak 6 Kilometer hanya untuk sampai ke sekolah dan belajar untuk masa depannya yang lebih baik. Walaupun penuh dengan prestasi namun hidupnya jauh dari kata mewah. Husni belum pernah mendapatkan beasiswa apapun dan dari manapun sebelumnya.

Selain Husni, ada juga Bunga. Perempuan berparas cantik ini adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ibunya hanyalah ibu rumah tangga yang harus mengurus adiknya yang masih sangat kecil, dan ayahnya adalah seorang buruh panggul di toko bahan bangunan. Walaupun tidak memiliki pendidikan tinggi, kedua orang tuanya ingin anak-anak mereka tidak merasakan hal yang sama seperti mereka, hidup susah. Walaupun hidup serba kekurangan, hal tersebut tidak mengurungkan niat Bunga untuk bersekolah dan memperbaiki kehidupannya serta membahagiakan orang tuanya. “Jika saya bertemu dengan para kakak asuh dari sahabat yang telah membantu saya untuk bersekolah, saya ingin mengucapkan terima kasih telah membantu orang tua saya dalam membiayai sekolah dan membelikan buku-buku sekolah yang saya tidak mampu untuk memberlinya” tutur bunga kepada BSM Umat.

Sampai saat ini Sahabat Pelajar Indonesia telah membantu ratusan siswa/i dari beragam daerah untuk tetap bersekolah dan mempunyai masa depan yang cerah.

Cek Kesehatan Gratis di LVRI, Bentuk Kepedulian BSM Umat Kepada Para Veteran

BSM Umat – Sabtu (20/10) bertempat di gedung LVRI Duren Sawit, BSM Umat bersama dengan PWRI mengadakan cek kesehatan gratis untuk para peserta Senam Sehat Veteran. Sejak pagi, para peserta senam sehat yang rata rata berumur lansia, sudah datang dan memadati lapangan gedung LVRI di Duren Sawit.

Tercatat sebanyak 135 peserta mengikuti cek kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh BSM Umat. Cek kesehatan dibuka sejak pagi hari dan mobile clinic BSM Umat pun tutup pada siang hari selepas acara senam sehat PWRI.

Dalam acara tersebut hadir pula perwakilan Mandiri Syariah cabang Panglima Polim untuk memberikan konsultasi terkait dengan produk-produk yang ditawarkan oleh Mandiri Syariah seperti Tabungan Umroh, Cicil emas dan Tabungan Rupiah. (Fhn)

BSM Umat Bekerjasama dengan RS Anutapura Membantu Penyintas Gempa di Palu Donggala

BSM Umat – Tim BSM Umat berada di rumah sakit Anutapura,  yang merupakan milik pemerintah kota palu, Saat ini BSM Umat telah mengirimkan 1 dokter umum, 1 dokter spesialis dan 2 orang perawat emergency dan ruang operasi. Para tim relawan medis saat ini tengah membantu para penyintas gempa palu donggala. Dihari kedua ahli medis yang BSM Umat telah membantu di RS. Anutapura untuk menangani ratusan pasien.

RS. Anutapura menjadi rumah sakit yang paling berdampak parah akibat gempa, kerusakan gedung sangat parah. Gedung utama hancur dan tidak dapat digunakan sama sekali. Hanya ruang IGD yang masih bisa digunakan.. Sehingga berdirilah tenda-tenda darurat untuk meng-evakuasi para pasien. Masih banyak pasien yang terjebak dan belum bisa dievakuasi. Bahkan mungkin pasien yang terjebak belum tentu bisa tertolong dan itu diperkirakan berjumlah ratusan pasien. Tim PMK membantu dalam evakuasi RS. Anutapura.

BSM Umat berencana membuat rumah sakit lapangan di RS. Anutapura dengan tim dokter peralatan dan obat-obatan untuk membantu tim medis rumah sakit Anutapura, yang menjadi salah satu korban dari gempa Palu dan Donggala.

Laporan Kondisi Lapangan Dari Tim Relawan BSM Umat di Palu Donggala

BSM Umat – Tim BSM Umat berkoordinasi dengan perwakilan BNPB untuk respon bencana Sulsel bapak Wartono dan Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan dr. Achmad Yurianto untuk kebutuhan kesehatan (RS Lapangan dan layanan kesehatan) dan kantung jenazah serta koordinasi tentang supply bantuan Laznas BSM Umat bersama Bank Syariah Mandiri.

Hasil diskusi menyepakati bahwa besok pagi pkl 7 akan dilakukan koordinasi di kantor Dinkes Provinsi untuk mengecek kebutuhan kesehatan serta memutuskan tentang rencana kontinjensi untuk dampak bencana Sulteng.

Untuk pengiriman kantung jenazah, dr.Yuri (Achmad Yurianto) akan berkoordinasi dengan team BNPB agar menggabungkan pengiriman logistik kantung jenazah dengan logistik yang juga di supply oleh kementerian kesehatan untuk dikirim bersama dari Jakarta. Direncanakan akan ada pesawat BNPB yang berangkat dari Jakarta.

Tim  relawan BSM Umat juga melaporkan bahwa supply logistik yang dibagikan via Koramil juga mungkin perlu di follow up keefektifan nya, karena adanya isu bahwa kelompok rentan tidak dapat mengakses makanan sesuai dengan kebutuhan gizinya, seperti anak, bayi serta lansia. Tim BSM Umat juga melaporkan kebutuhan supply MP-ASI dan produk supplement gizi pasien RS.

Scroll to top