Phone : +62 21 797 7000     Email : Kotaksurat@bsmu.or.id     LAYANAN DONATUR     REKENING DONASI    

Mengenal APD (Alat Pelindung Diri) Medis

Indonesian

BSM Umat - Menurut harian online Republika, hingga Ahad (22/3), Indonesia mencatat 514 kasus corona, Malaysia mencatat 1.306 kasus, dan Thailand mencatat 599 infeksi kasus corona. Semuanya mencatat kenaikan satu hari terbesar dalam jumlah kasus. Vietnam (113 kasus), Kamboja (84 kasus), dan Filipina (380 kasus) mencatat peningkatan infeksi harian yang stabil.

Dalam menangani wabah Covid-19 atau virus Corona diperlukan Alat perlindungan Diri (APD) yang cukup, terutama  untuk yang menangani langsung seperti tenaga medis. Di Jakarta saja, menurut keterangan pihak Pemkot, diperlukan setidaknya 1.000 APD per hari untuk mencegah meluasnya wabah virus Corona.

Penggunaan alat pelindung diri (APD) dapat menurunkan risiko penularan penyakit infeksius pada tenaga medis karena dapat menghindarkan kontak dengan patogen. Hal-hal yang perlu diketahui tenaga medis terkait APD adalah jenisnya, cara melepaskan, dan bagaimana meningkatkan kepatuhan tenaga medis dalam menggunakan APD.

APD harus dianggap sebagai tindakan terakhir dari perlindungan ketika semua metode lainnya tidak tersedia. Berdasarkan fungsinya, ada beberapa macam APD yang digunakan oleh tenaga kerja di rumah sakit, antara lain :

  1. Baju Pelindung (Body Potrection). Baju pelindung digunakan untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuh dari percikan api, suhu panas atau dingin, cairan bahan kimia, dll.
  2. Sepatu steril. Sepatu khusus yang digunakan oleh petugas yang bekerja di ruang bedah, laboratorium, ICU, ruang isolasi, ruang otopsi.
  3. Alat Pelindung Tangan (Hand Protection). Alat pelindung tangan digunakan untuk melindungi tangan dan bagian lainnya dari benda tajam atau goresan, bahan kimia, benda panas dan dingin, kontak dengan arus listrik.

APD ini menjaga para tenaga medis untuk tidak terpapar oleh Covid19. Dengan langkanya APD medis di pasaran menyebabkan para medis terancam keselamatannya dan bisa sampai mengakibatkan kematian dan efek yang paling berat adalah Pandemi COVID19 tidak dapat dicegah.

Kebanyakan dari APD hanya bisa di gunakan sekali pakai kecuali sepatu dan kacamata. APD yang dipergunakan harus benar-benar rapat agar Covid-19 tidak bisa masuk ke dalam tubuh dan yang penting APD harus dalam keadaan selalu steril.

Kategori: 
Gambar: