Respon Aktif #melawanasap Laznas BSM Umat

BSM Umat - Update info 22/9 LAZNAS BSM Umat bersinergi bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak polusi asap melalui Ekspedisi #MelawanAsap. Jenis bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak polusi asap melalui ekspedisi tersebut yaitu berupa Rumah Aman Asap dimana masyarakat yang kesulitan mendapatkan sirkulasi udara yang baik dapat memanfaatkan rumah tersebut untuk beristirahat dan menghirup udara yang bebas polusi asap. Selain penyediaan Rumah Aman Asap dilakukan juga pembagian masker, layanan kesehatan, berbagi oksigen, dan penyediaan mobil klinik.

Perjalanan ekspedisi pertama kali LAZNAS BSM Umat melalui Divisi Simpati Umat mengirimkan team sebanyak 2 orang dari Jakarta untuk melakukan assesment dan mensupervisi program.

Selama perjalanan bandara  polusi asap mengganggu jarak pandang mobil team saat menuju ke lokasi yang akan dijadikan lokasi Rumah Aman Asap. Dari luar kaca mobil terlihat masyarakat yang memakai masker penutup hidung saat beraktifitas, tetapi tidak sedikit juga warga yang tidak memakai masker penutup hidung. Entah apa pertimbangan warga yang tidak memakai masker hidung di jalan tersebut.

Efek dari bencana polusi asap tersebut ikut juga dirasakan oleh anak Bapak Sigit yang masih balita umur 2 tahun. Anaknya mulai menderita ISPA akibat dari polusi asap yang tidak kunjung hilang selama 2 minggu ini. Masih banyak warga yang menderita ISPA yang belum terdata.

Alhamdulillah saat ini telah berdiri Rumah aman asap Pekanbaru beralamat di Jl. Sukakarya perum paris ataya blok A.3 (RA Azalia).

Tim laznas kedua datang pada hari minggu (22/9), walaupun sempat terhalang dengan kabut akibat polusi asap, alhamdulillan tim sampai dengan selamat jam 14.00.

Tim kedua melakukan setup untuk layanan kesehatan agar dapat segera membantu warga yang membutuhkan bantuan. Saat ini sudah ada beberapa pasien berobat di rumah aman asap.

Selain memberikan bantuan di Pekanbaru tim laznas BSM Umat juga memberikan bantuan ke Palangkaraya Kalimatan Tengah. Kondisi udara di Palangkaraya sama buruknya dengan yang ada di Pekanbaru.